Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

HIDDEN SIGNS IN THE MOUTH : ORAL MANIFESTATIONS OF EATING DISORDERS – A LITERATURE REVIEW

View through CrossRef
Gangguan makan (eating disorder) meliputi anoreksia nervosa (AN) dan bulimia nervosa (BN) adalah gangguan psikologis dengan etiologi multifaktorial yang ditandai dengan perilaku terus menerus memicu muntah setelah makan untuk menghindari kenaikan berat badan. Kondisi tersebut dapat menimbulkan manifestasi oral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manifestasi oral dari anorexia nervosa dan bulimia nervosa sehingga bisa membantu dokter gigi untuk mengetahui adanya anorexia nervosa ataupun bulimia nervosa. Metode penelitian ini merupakan systematic literature review. Perumusan masalah dilakukan menggunakan strategi Population, Intervention, dan Outcome (PEO) dengan fokus pertanyaan: “Apa saja manifestasi oral yang ditimbulkan akibat anorexia nervosa dan bulimia nervosa?”. Pencarian literatur menggunakan database Pubmed dan ScienceDirect. Artikel yang didapatkan dilakukan seleksi melalui kriteria inklusi dan eksklusi serta dilaporkan menggunakan PRISMA. Hasil penelitian total 78 jurnal yang terkumpul setelah melalui proses seleksi didapatkan 8 jurnal yang masuk dalam kriteria inklusi. Analisis manifestasi oral dari anorexia nervosa dan bulimia nervosa yang sering muncul yaitu erosi gigi, angular cheilitis, karies gigi, xerostomia, gingivitis, dan penyakit periodontal. Kesimpulan penelitian ini yakni manifestasi oral seperti erosi gigi, angular cheilitis, xerostomia disebabkan oleh efek iritasi dari muntah, kekurangan nutrisi yang mengakibatkan gangguan metabolisme, kebiasaan makan dan higienis yang buruk, dan kebersihan mulut yang buruk. Review ini unrtuk membantu dokter gigi mengetahui adanya anorexia nervosa ataupun bulimia nervosa melalui manifestasi oral yang terjadi
Title: HIDDEN SIGNS IN THE MOUTH : ORAL MANIFESTATIONS OF EATING DISORDERS – A LITERATURE REVIEW
Description:
Gangguan makan (eating disorder) meliputi anoreksia nervosa (AN) dan bulimia nervosa (BN) adalah gangguan psikologis dengan etiologi multifaktorial yang ditandai dengan perilaku terus menerus memicu muntah setelah makan untuk menghindari kenaikan berat badan.
Kondisi tersebut dapat menimbulkan manifestasi oral.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manifestasi oral dari anorexia nervosa dan bulimia nervosa sehingga bisa membantu dokter gigi untuk mengetahui adanya anorexia nervosa ataupun bulimia nervosa.
Metode penelitian ini merupakan systematic literature review.
Perumusan masalah dilakukan menggunakan strategi Population, Intervention, dan Outcome (PEO) dengan fokus pertanyaan: “Apa saja manifestasi oral yang ditimbulkan akibat anorexia nervosa dan bulimia nervosa?”.
Pencarian literatur menggunakan database Pubmed dan ScienceDirect.
Artikel yang didapatkan dilakukan seleksi melalui kriteria inklusi dan eksklusi serta dilaporkan menggunakan PRISMA.
Hasil penelitian total 78 jurnal yang terkumpul setelah melalui proses seleksi didapatkan 8 jurnal yang masuk dalam kriteria inklusi.
Analisis manifestasi oral dari anorexia nervosa dan bulimia nervosa yang sering muncul yaitu erosi gigi, angular cheilitis, karies gigi, xerostomia, gingivitis, dan penyakit periodontal.
Kesimpulan penelitian ini yakni manifestasi oral seperti erosi gigi, angular cheilitis, xerostomia disebabkan oleh efek iritasi dari muntah, kekurangan nutrisi yang mengakibatkan gangguan metabolisme, kebiasaan makan dan higienis yang buruk, dan kebersihan mulut yang buruk.
Review ini unrtuk membantu dokter gigi mengetahui adanya anorexia nervosa ataupun bulimia nervosa melalui manifestasi oral yang terjadi.

Related Results

Binge Eating Hubungannya Dengan Gaya Makan, BMI dan Food Addiction
Binge Eating Hubungannya Dengan Gaya Makan, BMI dan Food Addiction
Latar belakang: Binge eating semakin meningkat populasinya dan banyak studi telah dilakukan di berbagai negara, namun di Indonesia penelitian binge eating belum banyak ditemukan. B...
Frequency of Common Chromosomal Abnormalities in Patients with Idiopathic Acquired Aplastic Anemia
Frequency of Common Chromosomal Abnormalities in Patients with Idiopathic Acquired Aplastic Anemia
Objective: To determine the frequency of common chromosomal aberrations in local population idiopathic determine the frequency of common chromosomal aberrations in local population...
Evaluating the Science to Inform the Physical Activity Guidelines for Americans Midcourse Report
Evaluating the Science to Inform the Physical Activity Guidelines for Americans Midcourse Report
Abstract The Physical Activity Guidelines for Americans (Guidelines) advises older adults to be as active as possible. Yet, despite the well documented benefits of physical activi...
Mapping regional oral dryness
Mapping regional oral dryness
The Regional Oral Dryness Inventory (RODI), a newly developed questionnaire which quantifies the severity of dryness at various locations in the mouth. It was found that there is a...
Neurodivergence, intersectionality, and eating disorders: A lived experience-led narrative review
Neurodivergence, intersectionality, and eating disorders: A lived experience-led narrative review
**PLEASE NOTE THAT THIS ARTICLE IS PUBLISHED IN THE JOURNAL OF EATING DISORDERS AS OF NOVEMBER 21ST 2024 (21/11/2024)**. The published version is available here: https://jeatdisord...
Diabetic Ketoacidosis and Mortality in People With Type 1 Diabetes and Eating Disorders
Diabetic Ketoacidosis and Mortality in People With Type 1 Diabetes and Eating Disorders
Objective: To determine the risk of diabetic ketoacidosis (DKA) and all-cause mortality among adolescents and young adults with type 1 diabetes with and without an eating disorder....
Diabetic Ketoacidosis and Mortality in People With Type 1 Diabetes and Eating Disorders
Diabetic Ketoacidosis and Mortality in People With Type 1 Diabetes and Eating Disorders
Objective: To determine the risk of diabetic ketoacidosis (DKA) and all-cause mortality among adolescents and young adults with type 1 diabetes with and without an eating disorder....

Back to Top