Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGELOLAAN PASAR INDUK PAGAR DEWA KOTA BENGKULU ( Studi Pada UPTD Pasar Pagar Dewa Kota Bengkulu )

View through CrossRef
          Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa, Pengelolaan Pasar Induk Pagar Dewa Kota Bengkulu yang dikelola oleh UPTD Pasar Pagar Dewa Kota Bengkulu berdasarkan Peraturan Walikota Bengkulu nomor 21 Tahun 2018 tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah Pasar Pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bengkulu, belum berjalan dengan optimal, hal ini terlihat dari hasil penelitian  dari aspek-aspek penelitian yang meliputi : Pengelolaan Lingkungan, belum terkelola dengan baik yang ditunjukan dengan kondisi pasar yang belum tertata dengan baik, kebersihan masih kurang dan belum nyaman. Pengelolaan Sarana dan Prasarana belum dilakukan dengan baik, yang dapat dilihat dari bangunan yang ada, los/kios yang berjumlah 615 petak, yang ditempati baru 278 petak yang belum ditempati 337 petak. Sedangkan sisanya berupa auning dan tenda-tenda plastik.Tempat parkir belum dikelola dengan baik, masih belum teratur dimana antara kendaraan roda dua dan roda empat masih menyatu. WC sudah ada sebanyak 10 buah tetapi yang masik bisa digunakan hanya 3 buah, sedangkan tempat sampah masih sangat kurang yaitu hanya tersedian 1 buah sebagai tempat pembuangan sampah sementara. Pengelolaan Kelembagaan belum dikelola dengan baik dan belum melaksanakan manajemen professional meskipun struktur organisasi dan Tugas Pokok dan Fungsi sudah ada tetapi UPTD Pasar Pagar Dewa Kota Bengkulu belum memiliki Visi dan Misi, Program Kerja dan Standar Operasional Kerja (SOP). Pengelolaan Sumber Daya Manusia juga belum dikelola dengan baik, yang dapat dikietahui dari data yang ada hanya memiliki 5 orang karyawan dan belum ada tenaga fungsional tertentu yang sesuai dengan kebutuhan dalam pengelolaan pasar. Pengelolaan pasar dapat berjalan dengan baik jika UPTD Pasar Pagar Dewa Kota Bengkulu dapat melaksanakan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 20 Tahun 2012, tentang Pengelolaan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional, dimana pada peraturan tersebut bila pasar belum memiliki sarana dan prasarana yang memadai dapat mengajukan dana APBD melalui kegiatan sesuai dengan rencana fisik dan nonfisik. Bila peraturan tersebut dapat dipedomani dalam pengelolaan pasar tradisional maka akan terciptalah pasar yang lebih baik, terorganisir, nyaman, bersih dan teratur sehingga dapat meningkatkan jumlah pengunjung pasar dan pada akhirnya dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Title: PENGELOLAAN PASAR INDUK PAGAR DEWA KOTA BENGKULU ( Studi Pada UPTD Pasar Pagar Dewa Kota Bengkulu )
Description:
          Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa, Pengelolaan Pasar Induk Pagar Dewa Kota Bengkulu yang dikelola oleh UPTD Pasar Pagar Dewa Kota Bengkulu berdasarkan Peraturan Walikota Bengkulu nomor 21 Tahun 2018 tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah Pasar Pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bengkulu, belum berjalan dengan optimal, hal ini terlihat dari hasil penelitian  dari aspek-aspek penelitian yang meliputi : Pengelolaan Lingkungan, belum terkelola dengan baik yang ditunjukan dengan kondisi pasar yang belum tertata dengan baik, kebersihan masih kurang dan belum nyaman.
Pengelolaan Sarana dan Prasarana belum dilakukan dengan baik, yang dapat dilihat dari bangunan yang ada, los/kios yang berjumlah 615 petak, yang ditempati baru 278 petak yang belum ditempati 337 petak.
Sedangkan sisanya berupa auning dan tenda-tenda plastik.
Tempat parkir belum dikelola dengan baik, masih belum teratur dimana antara kendaraan roda dua dan roda empat masih menyatu.
WC sudah ada sebanyak 10 buah tetapi yang masik bisa digunakan hanya 3 buah, sedangkan tempat sampah masih sangat kurang yaitu hanya tersedian 1 buah sebagai tempat pembuangan sampah sementara.
Pengelolaan Kelembagaan belum dikelola dengan baik dan belum melaksanakan manajemen professional meskipun struktur organisasi dan Tugas Pokok dan Fungsi sudah ada tetapi UPTD Pasar Pagar Dewa Kota Bengkulu belum memiliki Visi dan Misi, Program Kerja dan Standar Operasional Kerja (SOP).
Pengelolaan Sumber Daya Manusia juga belum dikelola dengan baik, yang dapat dikietahui dari data yang ada hanya memiliki 5 orang karyawan dan belum ada tenaga fungsional tertentu yang sesuai dengan kebutuhan dalam pengelolaan pasar.
Pengelolaan pasar dapat berjalan dengan baik jika UPTD Pasar Pagar Dewa Kota Bengkulu dapat melaksanakan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 20 Tahun 2012, tentang Pengelolaan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional, dimana pada peraturan tersebut bila pasar belum memiliki sarana dan prasarana yang memadai dapat mengajukan dana APBD melalui kegiatan sesuai dengan rencana fisik dan nonfisik.
Bila peraturan tersebut dapat dipedomani dalam pengelolaan pasar tradisional maka akan terciptalah pasar yang lebih baik, terorganisir, nyaman, bersih dan teratur sehingga dapat meningkatkan jumlah pengunjung pasar dan pada akhirnya dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Related Results

Kinerja Bidang Pengelolaan Pasar Dalam Pengelolaan Pasar Baru Subang
Kinerja Bidang Pengelolaan Pasar Dalam Pengelolaan Pasar Baru Subang
Penelitian ini mengkaji dan menganalisis mengenai Kinerja Bidang Pengelolaan Pasar dalam Pengelolaan Pasar Baru Subang. Pendekatan penelitian yang di gunakan untuk mengkaji mengena...
TIPOLOGI PERUBAHAN RUANG PADA RUMAH PANGGUNG MASYARAKAT DESA PAGAR DEWA KECAMATAN WARKUK RANAU SELATAN
TIPOLOGI PERUBAHAN RUANG PADA RUMAH PANGGUNG MASYARAKAT DESA PAGAR DEWA KECAMATAN WARKUK RANAU SELATAN
Abstract: The house is the result of the culture of an ethnic group which produces specific dwellings based on tradition in the process of its formation. One manifestation of this ...
Yamid Moersidi
Yamid Moersidi
Rumusan Masalah adalah Apakah Perilaku berpen`garuh terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor UPTD Pasar setral Majene, Apakah Disipilin Kerja berpengaruhterhadap Kinerja Pegawai pada K...
ANALISIS KETERLAKSANAAN PENDIDIKAN MITIGASI BENCANA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI WILAYAH PESISIR KOTA BENGKULU
ANALISIS KETERLAKSANAAN PENDIDIKAN MITIGASI BENCANA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI WILAYAH PESISIR KOTA BENGKULU
ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pendidikan mitigasi bencana dalam pembelajaran IPA, mengetahui persepsi guru dan peserta didik terhadap penting...
MEKANISME DAN STRUTUR PASAR PERSPEKTIF SYARIAH
MEKANISME DAN STRUTUR PASAR PERSPEKTIF SYARIAH
MEKANISME DAN STRUKTUR PASAR PERSPEKTIF SYARIAHPendahuluan•Menurut ilmu ekonomi kapitalis, pasar sangat berperan dalam sistem pergerakan perekonomian dan sistem ekonomi kapitalis m...
MEKANISME DAN STRUKTUR PASAR PERSPEKTIF SYARIAH
MEKANISME DAN STRUKTUR PASAR PERSPEKTIF SYARIAH
MEKANISME DAN STRUKTUR PASAR PERSPEKTIF SYARIAHPendahuluan•Menurut ilmu ekonomi kapitalis, pasar sangat berperan dalam sistem pergerakan perekonomian dan sistem ekonomi kapitalis m...
Persepsi Masyarakat Terhadap Rencana Relokasi Pasar Youtefa Lama Ke Pasar Induk Regional Youtefa Di Kota Jayapura
Persepsi Masyarakat Terhadap Rencana Relokasi Pasar Youtefa Lama Ke Pasar Induk Regional Youtefa Di Kota Jayapura
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya rencana relokasi Pasar Induk Regional Youtefa lama ke Pasar Induk Regional Youtefa Baru, yang merupakan himbauan dari pemerintah Kota J...

Back to Top