Javascript must be enabled to continue!
Implementasi Program Sekolah Pencetak Wirausaha (SPW) sebagai Upaya Meningkatkan Softskill dan Hardskill Siswa di SMK Negeri 1 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya
View through CrossRef
Program Sekolah Pencetak Wirausaha merupakan inovasi pembelajaran berwirausaha bagi siswa SMK. Fenomena yang ada menunjukkan kurangnya kompetensi yang dimiliki lulusan SMK. Sebuah survey menunjukkan angka pengangguran terbesar berasal dari siswa SMK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang implementasi program Sekolah Wirausaha pada siswa jenjang SMK di SMK Negeri 1 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat. Pendekatan penelitian yang dipilih adalah deskriptif kualitatif. Metode penelitian kualitatif dengan melakukan observasi, Fokus Group Discussion (FGD), serta analisa dokumen. Instrumen penelitian yang digunakan melalui wawancara dengan jumlah partisipan penelitian sebanyak 14 orang dari unsur kepala sekolah, guru/ kaprodi, siswa, dan orangtua siswa. Teknik analisa data yang digunakan dalam pengolahan data adalah tematik analisis. Penelitian ini menghasilkan suatu simpulan bahwa SMK sebagai sekolah kejuruan harus menitikberatkan pada penguasaan keahlian dan karakter budaya kerja. Penguasaan keahlian dan keterampilan (Hardskill) dalam berwirausaha serta penguasaan karakter dan budaya di tempat kerja (Softskill) menjadi dua hal yang sangat penting untuk dikuasai. Di SMK Negeri 1 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya memiliki karakteristik khusus di mana selama tiga tahun siswa akan menjalani Program Sekolah Pencetak Wirausaha (SPW). Program SPW adalah program dengan enam tahap pembelajaran kombinasi teori dan praktik.Tahapan tersebut pertama; pembentukan kelompok belajar berdasarkan passion bekerja, kedua; penguatan kelompok dengan berkunjung ke industri di luar sekolah, ketiga; latihan berwirausaha terbimbing, keempat; penguatan karakter berwirausaha, kelima; kerwirausaha kelompok mandiri, dan keenam; pemantapan wirausaha kelompok mandiri. Oleh karena itu, perlu diketahui lebih lanjut bagaimana cara sekolah mengimplementasikan program SPW ini.
Kata Kunci : SMK, wirausaha, softskill, hardskill, keahlian.
ABSTRACT
The Entrepreneurial School Program is an entrepreneurship learning innovation for SMK students. The existing phenomenon shows the lack of competence possessed by SMK graduates. A survey shows that the largest unemployment rate comes from SMK students. This study aims to find out more about the implementation of the Entrepreneurial School program for vocational students at SMK Negeri 1 Sungai Raya, Kubu Raya Regency, West Kalimantan Province. The research approach chosen is descriptive qualitative. Qualitative research methods by conducting observations, Focus Group Discussions (FGD), and document analysis. The research instrument used was through interviews with the number of research participants as many as 14 people from the principals, teachers/head of study programs, students, and parents. The data analysis technique used in data processing is thematic analysis. This study resulted in a conclusion that SMK as a vocational school should focus on mastering skills and character of work culture. Mastery of skills and skills (Hardskills) in entrepreneurship as well as mastery of character and culture in the workplace (Softskills) are two very important things to master. At SMK Negeri 1 Sungai Raya, Kubu Raya Regency has special characteristics where for three years students will undergo the Entrepreneurial Printing School Program (SPW). The SPW program is a program with six stages of learning a combination of theory and practice. The first stages are; formation of study groups based on passion for work, second; strengthening the group by visiting the industry outside of school, third; guided entrepreneurship training, fourth; strengthening entrepreneurial character, fifth; independent group entrepreneurship, and sixth; strengthening self-employment groups. Therefore, it is necessary to know more about how schools implement this SPW program.
Key Words : SMK, entrepreneurshio, softskill, hardskill, competence.
Medan Resource Center
Title: Implementasi Program Sekolah Pencetak Wirausaha (SPW) sebagai Upaya Meningkatkan Softskill dan Hardskill Siswa di SMK Negeri 1 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya
Description:
Program Sekolah Pencetak Wirausaha merupakan inovasi pembelajaran berwirausaha bagi siswa SMK.
Fenomena yang ada menunjukkan kurangnya kompetensi yang dimiliki lulusan SMK.
Sebuah survey menunjukkan angka pengangguran terbesar berasal dari siswa SMK.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam tentang implementasi program Sekolah Wirausaha pada siswa jenjang SMK di SMK Negeri 1 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat.
Pendekatan penelitian yang dipilih adalah deskriptif kualitatif.
Metode penelitian kualitatif dengan melakukan observasi, Fokus Group Discussion (FGD), serta analisa dokumen.
Instrumen penelitian yang digunakan melalui wawancara dengan jumlah partisipan penelitian sebanyak 14 orang dari unsur kepala sekolah, guru/ kaprodi, siswa, dan orangtua siswa.
Teknik analisa data yang digunakan dalam pengolahan data adalah tematik analisis.
Penelitian ini menghasilkan suatu simpulan bahwa SMK sebagai sekolah kejuruan harus menitikberatkan pada penguasaan keahlian dan karakter budaya kerja.
Penguasaan keahlian dan keterampilan (Hardskill) dalam berwirausaha serta penguasaan karakter dan budaya di tempat kerja (Softskill) menjadi dua hal yang sangat penting untuk dikuasai.
Di SMK Negeri 1 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya memiliki karakteristik khusus di mana selama tiga tahun siswa akan menjalani Program Sekolah Pencetak Wirausaha (SPW).
Program SPW adalah program dengan enam tahap pembelajaran kombinasi teori dan praktik.
Tahapan tersebut pertama; pembentukan kelompok belajar berdasarkan passion bekerja, kedua; penguatan kelompok dengan berkunjung ke industri di luar sekolah, ketiga; latihan berwirausaha terbimbing, keempat; penguatan karakter berwirausaha, kelima; kerwirausaha kelompok mandiri, dan keenam; pemantapan wirausaha kelompok mandiri.
Oleh karena itu, perlu diketahui lebih lanjut bagaimana cara sekolah mengimplementasikan program SPW ini.
Kata Kunci : SMK, wirausaha, softskill, hardskill, keahlian.
ABSTRACT
The Entrepreneurial School Program is an entrepreneurship learning innovation for SMK students.
The existing phenomenon shows the lack of competence possessed by SMK graduates.
A survey shows that the largest unemployment rate comes from SMK students.
This study aims to find out more about the implementation of the Entrepreneurial School program for vocational students at SMK Negeri 1 Sungai Raya, Kubu Raya Regency, West Kalimantan Province.
The research approach chosen is descriptive qualitative.
Qualitative research methods by conducting observations, Focus Group Discussions (FGD), and document analysis.
The research instrument used was through interviews with the number of research participants as many as 14 people from the principals, teachers/head of study programs, students, and parents.
The data analysis technique used in data processing is thematic analysis.
This study resulted in a conclusion that SMK as a vocational school should focus on mastering skills and character of work culture.
Mastery of skills and skills (Hardskills) in entrepreneurship as well as mastery of character and culture in the workplace (Softskills) are two very important things to master.
At SMK Negeri 1 Sungai Raya, Kubu Raya Regency has special characteristics where for three years students will undergo the Entrepreneurial Printing School Program (SPW).
The SPW program is a program with six stages of learning a combination of theory and practice.
The first stages are; formation of study groups based on passion for work, second; strengthening the group by visiting the industry outside of school, third; guided entrepreneurship training, fourth; strengthening entrepreneurial character, fifth; independent group entrepreneurship, and sixth; strengthening self-employment groups.
Therefore, it is necessary to know more about how schools implement this SPW program.
Key Words : SMK, entrepreneurshio, softskill, hardskill, competence.
.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
MANAJEMEN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DALAM MENGEMBANGKAN MINAT DAN BAKAT DI SMK NEGERI 1 KEBUMEN
MANAJEMEN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DALAM MENGEMBANGKAN MINAT DAN BAKAT DI SMK NEGERI 1 KEBUMEN
Manajemen Kegiatan Ekstrakurikuler dalam Mengembangkan Minat dan Bakat di SMK Negeri 1 Kebumen. Kajiannya dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti tentang pengelolaan ekstrakuri...
Riwayat KEK Ibu dan Pemberian MP-ASI Sebagai Penentu Utama Stunting di Kabupaten Kubu Raya
Riwayat KEK Ibu dan Pemberian MP-ASI Sebagai Penentu Utama Stunting di Kabupaten Kubu Raya
Latar belakang: Chilhood stunting atau tubuh pendek pada masa anak-anak merupakan akibat dari riwayat kekurangan gizi kronis atau kegagalan pertumbuhan dan digunakan sebagai indika...
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ONLINE DAN TINGKAT KEPUASAN SERTA MOTIVASI SISWA TKR DI SMK NEGERI 1 GOMBONG
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ONLINE DAN TINGKAT KEPUASAN SERTA MOTIVASI SISWA TKR DI SMK NEGERI 1 GOMBONG
Abstrak
Pada keadaan pandemi Covid-19 sekarang ini setiap sekolah menerapkan pembelajaran online. Salah satunya adalah SMK Negeri 1 Gombong. Pada pelaksanaan pembelajaran online m...
ANALISA TINGKAT KERUSAKAN PADA SMK DI KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA
ANALISA TINGKAT KERUSAKAN PADA SMK DI KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan pendidikan pada jenjang menengah yang mengutamakan pengembangan keterampilan siswa. Sarana dan prasarana adalah fasilitas yang mutlak dipe...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Peranan Pelayanan Guru Bimbingan Konseling dalam Menyeimbangkan Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Siswa
Peranan Pelayanan Guru Bimbingan Konseling dalam Menyeimbangkan Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Siswa
Pada saat ini krisis moral yang menimpa Indonesia berawal dari lemahnya penanaman nilai spiritual terhadap anak. Pada zaman sekarang banyak anak-anak yang menggunakan narkoba, bolo...
PETA DAKWAH MASJID KAPAL MUNZALAN KUBU RAYA TAHUN 2023
PETA DAKWAH MASJID KAPAL MUNZALAN KUBU RAYA TAHUN 2023
Dakwah memiliki peranan yang sangat strategis dalam kemajuan umat Islam, hal ini dikarenakan dakwah dapat mempengaruhi dan mentransformasikan perilaku umat Islam menjadi lebih baik...

