Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknlogi Informasi Dan Sistem Pengendalian Internal Terhadap Keterandalan Laporan Keuangan Studi Kasus BKAD Kota Bandung

View through CrossRef
Laporan keuangan finansial instansi pemerintah daerah mempunyai peranan esensial terkait mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan publik. Namun, masih ditemukan laporan keuangan yang kurang andal akibat berbagai faktor internal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, dan sistem pengendalian internal terhadap keterandalan laporan keuangan daerah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian berikut yakni seluruh pegawai Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bandung sejumlah 97 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Teknik pengambilan sampel memanfaatkan sampling jenuh. Data terkumpul berupa data primer perolehannya muasal penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan memanfaatkan platform aplikasi SPSS versi 25. Temuan penelitian berikut menegaskan bahwasanya Secara parsial kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, sistem pengendalian internal masing-masing berdampak signifikan akan keterandalan laporan keuangan. Secara simultan ketiga variabel independen berdampak signifikan akan keterandalan laporan keuangan daerah. Temuan berikut menegaskan urgensi optimalisasi kualitas SDM, optimalisasi teknologi informasi, penguatan sistem pengendalian internal perihal menunjang keterandalan laporan keuangan daerah.
Title: Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknlogi Informasi Dan Sistem Pengendalian Internal Terhadap Keterandalan Laporan Keuangan Studi Kasus BKAD Kota Bandung
Description:
Laporan keuangan finansial instansi pemerintah daerah mempunyai peranan esensial terkait mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan publik.
Namun, masih ditemukan laporan keuangan yang kurang andal akibat berbagai faktor internal.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, dan sistem pengendalian internal terhadap keterandalan laporan keuangan daerah.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif.
Populasi dalam penelitian berikut yakni seluruh pegawai Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bandung sejumlah 97 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh.
Teknik pengambilan sampel memanfaatkan sampling jenuh.
Data terkumpul berupa data primer perolehannya muasal penyebaran kuesioner.
Analisis data dilakukan memanfaatkan platform aplikasi SPSS versi 25.
Temuan penelitian berikut menegaskan bahwasanya Secara parsial kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, sistem pengendalian internal masing-masing berdampak signifikan akan keterandalan laporan keuangan.
Secara simultan ketiga variabel independen berdampak signifikan akan keterandalan laporan keuangan daerah.
Temuan berikut menegaskan urgensi optimalisasi kualitas SDM, optimalisasi teknologi informasi, penguatan sistem pengendalian internal perihal menunjang keterandalan laporan keuangan daerah.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...

Back to Top