Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS FAKTOR PERILAKU KELUARGA TERHADAP KEJADIAN ISPA PADA BALITA
View through CrossRef
Infeksi saluran pernafasan Akut (ISPA) dikenal sebagai salah satu penyebab kematian utama pada bayi, dan anak balita di Negara berkembang. Hampir semua kematian ISPA pada bayi dan anak balita umumnya disebabkan oleh infeksi saluran pernafasan bagian bawah (pneumonia). Salah satu faktor yang mempengaruhi ISPA pada balita adalah perilaku keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara faktor perilaku keluarga dengan kejadian ISPA pada Balita. Jenis penelitian merupakan deskriptif analitik dengan desain cross sectional, populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh balita sebanyak 1000 balita, jumlah sampel sebanyak 75 balita yang diambil secara random sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara perilaku merokok anggota keluarga dengan kejadian ISPA (p=0,001), ada hubungan yang bermakna antara penggunaan obat nyamuk bakar dengan kejadian ISPA (p=0,003), dan ada hubungan yang bermakna antara perilaku membersihkan rumah dengan kejadian ISPA (p=0,001). Disarankan bagi masyarakat agar menerapkan PHBS, menjaga lingkungan, dan bagi puskesmas agar melaksanakan penyuluhan tentang ISPA serta Care sicking ISPA.Kata Kunci: ISPA, merokok, obat nyamuk bakar ABSTRACTAcute respiratory infections (ARI) are known as one of the main causes of death in infants and children under five in developing countries. Almost all ARI deaths in infants and children under five are generally caused by lower respiratory tract infections (pneumonia). One of the factors that influence ARI in toddlers is family behavior. The purpose of this study was to determine the relationship between family behavior factors and the incidence of ARI in children under five. The type of research is descriptive-analytic with a cross-sectional design, the population in this study is all 1000 toddlers, the total sample is 75 toddlers taken by random sampling. Data were analyzed using the chi-Square test. The results of this study showed that there was a significant relationship between the smoking behavior of family members and the incidence of ARI (p=0.001), there was a significant relationship between the use of mosquito coils and the incidence of ARI (p=0.003), and there was a significant relationship between house-cleaning behavior and the incidence of ARI. the incidence of ARI (p=0.001). It is recommended for the community to implement PHBS, protect the environment, and for puskesmas to carry out counseling about ARI and Care sicking ARI.Keywords: ARI, smoking, mosquito coils
Jurnal Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon
Title: ANALISIS FAKTOR PERILAKU KELUARGA TERHADAP KEJADIAN ISPA PADA BALITA
Description:
Infeksi saluran pernafasan Akut (ISPA) dikenal sebagai salah satu penyebab kematian utama pada bayi, dan anak balita di Negara berkembang.
Hampir semua kematian ISPA pada bayi dan anak balita umumnya disebabkan oleh infeksi saluran pernafasan bagian bawah (pneumonia).
Salah satu faktor yang mempengaruhi ISPA pada balita adalah perilaku keluarga.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara faktor perilaku keluarga dengan kejadian ISPA pada Balita.
Jenis penelitian merupakan deskriptif analitik dengan desain cross sectional, populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh balita sebanyak 1000 balita, jumlah sampel sebanyak 75 balita yang diambil secara random sampling.
Data dianalisis menggunakan uji chi Square.
Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara perilaku merokok anggota keluarga dengan kejadian ISPA (p=0,001), ada hubungan yang bermakna antara penggunaan obat nyamuk bakar dengan kejadian ISPA (p=0,003), dan ada hubungan yang bermakna antara perilaku membersihkan rumah dengan kejadian ISPA (p=0,001).
Disarankan bagi masyarakat agar menerapkan PHBS, menjaga lingkungan, dan bagi puskesmas agar melaksanakan penyuluhan tentang ISPA serta Care sicking ISPA.
Kata Kunci: ISPA, merokok, obat nyamuk bakar ABSTRACTAcute respiratory infections (ARI) are known as one of the main causes of death in infants and children under five in developing countries.
Almost all ARI deaths in infants and children under five are generally caused by lower respiratory tract infections (pneumonia).
One of the factors that influence ARI in toddlers is family behavior.
The purpose of this study was to determine the relationship between family behavior factors and the incidence of ARI in children under five.
The type of research is descriptive-analytic with a cross-sectional design, the population in this study is all 1000 toddlers, the total sample is 75 toddlers taken by random sampling.
Data were analyzed using the chi-Square test.
The results of this study showed that there was a significant relationship between the smoking behavior of family members and the incidence of ARI (p=0.
001), there was a significant relationship between the use of mosquito coils and the incidence of ARI (p=0.
003), and there was a significant relationship between house-cleaning behavior and the incidence of ARI.
the incidence of ARI (p=0.
001).
It is recommended for the community to implement PHBS, protect the environment, and for puskesmas to carry out counseling about ARI and Care sicking ARI.
Keywords: ARI, smoking, mosquito coils.
Related Results
INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
INTERVENSI KEPERAWATAN DALAM PERAWATAN PASIEN ISPA PADA BALITA DI RUMAH DI KABUPATEN BANDUNG
Penularan influenza pada Balita seringkali terjadi.Dampak yang yang paling dirasakan adalah sesak nafas, pilek, demam, kelelahan dan kelemahan sehingga balita berkurangaktifitasnya...
Hubungan Kebersihan Rumah Terhadap Kejadian Ispa Pada Balita Di Dusun Jabon Desa Sisik Wilayah Kerja Puskesmas Bagu Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2018
Hubungan Kebersihan Rumah Terhadap Kejadian Ispa Pada Balita Di Dusun Jabon Desa Sisik Wilayah Kerja Puskesmas Bagu Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2018
Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang sering dialami balita dengan gejala batuk, pilek, panas selama dua minggu terakhir. Survey mortalitas yang dilakukan ...
THE RELATIONSHIP OF THE ROLE AND ACTION OF PARENTS IN PREVENTION OF ARI WITH THE EVENT OF ACUTE RESPIRATORY INFECTION ON TODDLER IN BABAKAN ASIH VILLAGE
THE RELATIONSHIP OF THE ROLE AND ACTION OF PARENTS IN PREVENTION OF ARI WITH THE EVENT OF ACUTE RESPIRATORY INFECTION ON TODDLER IN BABAKAN ASIH VILLAGE
HUBUNGAN PERAN DAN TINDAKAN ORANGTUA DALAM PENCEGAHAN ISPA DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI KELURAHAN BABAKAN ASIH KOTA BANDUNG
Ria Angelina
Prodi Keperawat...
Status Gizi dengan Kejadian Balita ISPA
Status Gizi dengan Kejadian Balita ISPA
Abstract. ISPA is still the cause of the highest mortality rate in children. According to WHO, worldwide the death rate of ISPA in toddlers is around ±13 million per year. Accordin...
Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Ispa pada Pasien Balita
Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Ispa pada Pasien Balita
Abstract. ISPA is still the cause of the highest number of illnesses and deaths in children. According to WHO, worldwide ISPA has a mortality rate in toddlers of around ±13 million...
Analisis Faktor Individu Yang Mempengaruhi Kejadian Infeksi Saluran Nafas Pada Balita Di UPTD Puskesmas Menteng Palangka Raya
Analisis Faktor Individu Yang Mempengaruhi Kejadian Infeksi Saluran Nafas Pada Balita Di UPTD Puskesmas Menteng Palangka Raya
Latar belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang umum terjadi pada balita dan menjadi salah satu penyebab utama angka kesakitan dan kematian anak di I...
ANALISIS FAKTOR RESIKO YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ISPA PADA BAYI DAN BALITA DI PUSKESMAS BASUKI RAHMAD KOTA BENGKULU
ANALISIS FAKTOR RESIKO YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN ISPA PADA BAYI DAN BALITA DI PUSKESMAS BASUKI RAHMAD KOTA BENGKULU
Sebuah masalah di dunia pada bayi dan balita adalah ISPA, ISPA adalah suatu penyakit infeksi yang masuk ke dalam daftar 10 penyakit terbanyak, World Health Organization (WHO) tahun...

