Javascript must be enabled to continue!
PERAN KELOMPOK TANI “ROJO KOYO” DALAM KEBERHASILAN PRODUKTIVITAS PANEN JAGUNG DI DUSUN WILOSO
View through CrossRef
Penelitian dilakukan untuk mengetahui peran yang dihasilkan dari adanya kelompok tani “Rojo Koyo” dalam keberhasilan produktivitas panen jagung bagi para petani di Dusun Wiloso yang tergabung dalam kelompok tersebut. Sejumlah 10 orang petani yang tergabung dalam kelompok tani “Rojo Koyo” dijadikan sampel penelitian sebab teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh. Pengumpulan data melalui kegiatan wawancara dengan bantuan instrumen penelitian berupa kuisioner. Data yang telah dikumpulkan akan dilakukan analisis menggunakan metode analisis deskriptif dan analisis skala linkert. Berdasarkan analisis deskriptif, penelitian ini menghasilkan temuan bahwa karakteristik mayoitas petani yang tergabung di dalam kelompok tani “Rojo Koyo” berada dalam usia 40 – 50 tahun dan usia lebih dari 50 tahun sebesar 40%, dengan tingkat pendidikan berada di jenjang SD sebesar 30% serta memiliki pengalaman bertani 10 tahun sebesar 40% dan luas lahan 1.00 – 3.00 hektar sebesar 60%. Berdasarkan analisis linkert, didapatkan hasil bahwa peran kelompok tani “Rojo Koyo” dalam indikator penilaian sebagai kelas belajar, wahana kerja sama, dan pengadaan sarana produksi masing-masing memiliki tingkat pengaruh sebesar 31.67%, 27.60%, dan 40.72%. sementara secara keseluruhan, peran peran kelompok tani “Rojo Koyo” dalam keberhasilan produktivitas panen jagung di dusun wiloso ditemukan sangat berpengaruh dengan tingkatan sebesar 73.67%.
Title: PERAN KELOMPOK TANI “ROJO KOYO” DALAM KEBERHASILAN PRODUKTIVITAS PANEN JAGUNG DI DUSUN WILOSO
Description:
Penelitian dilakukan untuk mengetahui peran yang dihasilkan dari adanya kelompok tani “Rojo Koyo” dalam keberhasilan produktivitas panen jagung bagi para petani di Dusun Wiloso yang tergabung dalam kelompok tersebut.
Sejumlah 10 orang petani yang tergabung dalam kelompok tani “Rojo Koyo” dijadikan sampel penelitian sebab teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh.
Pengumpulan data melalui kegiatan wawancara dengan bantuan instrumen penelitian berupa kuisioner.
Data yang telah dikumpulkan akan dilakukan analisis menggunakan metode analisis deskriptif dan analisis skala linkert.
Berdasarkan analisis deskriptif, penelitian ini menghasilkan temuan bahwa karakteristik mayoitas petani yang tergabung di dalam kelompok tani “Rojo Koyo” berada dalam usia 40 – 50 tahun dan usia lebih dari 50 tahun sebesar 40%, dengan tingkat pendidikan berada di jenjang SD sebesar 30% serta memiliki pengalaman bertani 10 tahun sebesar 40% dan luas lahan 1.
00 – 3.
00 hektar sebesar 60%.
Berdasarkan analisis linkert, didapatkan hasil bahwa peran kelompok tani “Rojo Koyo” dalam indikator penilaian sebagai kelas belajar, wahana kerja sama, dan pengadaan sarana produksi masing-masing memiliki tingkat pengaruh sebesar 31.
67%, 27.
60%, dan 40.
72%.
sementara secara keseluruhan, peran peran kelompok tani “Rojo Koyo” dalam keberhasilan produktivitas panen jagung di dusun wiloso ditemukan sangat berpengaruh dengan tingkatan sebesar 73.
67%.
Related Results
PERAN KELOMPOK TANI “ROJO KOYO” DALAM KEBERHASILAN PRODUKTIVITAS PANEN JAGUNG DI DUSUN WILOSO
PERAN KELOMPOK TANI “ROJO KOYO” DALAM KEBERHASILAN PRODUKTIVITAS PANEN JAGUNG DI DUSUN WILOSO
Penelitian dilakukan untuk mengetahui peran yang dihasilkan dari adanya kelompok tani “Rojo Koyo” dalam keberhasilan produktivitas panen jagung bagi para petani di Dusun Wiloso yan...
Studi Komparasi Tentang Motivasi dan Pendapatan Anggota Kelompok Tani Ngudi Tani dan Tani Maju di Desa Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara
Studi Komparasi Tentang Motivasi dan Pendapatan Anggota Kelompok Tani Ngudi Tani dan Tani Maju di Desa Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara
<p>Kelompok tani adalah kelembagaan pertanian yang dibentuk atas dasar kesamaan kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan, sumberdaya, dan keakraban untuk meningkatkan dan men...
TINGKAT PARTISIPASI DAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI MEKAR BAKTI 3
TINGKAT PARTISIPASI DAN PENDAPATAN KELOMPOK TANI MEKAR BAKTI 3
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat partisipasi pada Kelompok Tani Mekar Bakti 3 sebagai anggota, sebagai pengelola, sebagai manajer (2) Pendapatan pada Kelompok...
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
<p>Feasibility Study of Hybrid Maize Farming in Muna District Southeast Sulawesi Province. Maize harvest area in 2015 in Muna District was 13,159 ha with the production by 32...
Analisis Pertumbuhan Produktivitas Jagung di Kabupaten Tanah Laut
Analisis Pertumbuhan Produktivitas Jagung di Kabupaten Tanah Laut
Jagung merupakan salah satu komoditas penting, karena kebutuhannya yang meningkat setiap tahunnya. Salah satu daerah yang menghasilkan jagung dengan hasil tinggi adalah Kabupaten T...
Pengenalan Paket Teknologi Budidaya Jagung pada Kelompok Tani Karya Tani Dusun Batu Gembung Kabupaten Lombok Utara
Pengenalan Paket Teknologi Budidaya Jagung pada Kelompok Tani Karya Tani Dusun Batu Gembung Kabupaten Lombok Utara
Kelompok tani Karya Tani dusun Batu Gembung memiliki masalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan teknik budidaya menggunakan sistem tanam jajar legowo yang dikombinasikan dengan...
A Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Tani Jagung Manis Dan Usaha Tani Jagung Pipil Di Kecamatan Singkawang Selatan
A Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Tani Jagung Manis Dan Usaha Tani Jagung Pipil Di Kecamatan Singkawang Selatan
Jagung memiliki peran yang penting bagi ekonomi nasional tidak hanya di perdesaan tetapi juga di perkotaan. Pemilihan lokasi dalam usahtani jagung manis dan usahatani jagung pipil ...
Peran Kelompok Tani dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani di Desa Warnasari Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung
Peran Kelompok Tani dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani di Desa Warnasari Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung
Abstract. Farmer groups are formed in order to facilitate the procurement of agricultural production facilities such as fertilizers, seeds and medicines. ideally, farmer groups are...

