Javascript must be enabled to continue!
STRATEGI PEMASARAN PRODUK PARIWISATA KAMPOENG KOPI BANARAN KABUPATEN SEMARANG DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN
View through CrossRef
Penelitian ini mengeksplorasi strategi pemasaran yang diterapkan oleh Kampoeng Kopi Banaran di Kabupaten Semarang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Pendekatan kualitatif digunakan dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Studi ini menganalisis potensi fisik dan non-fisik Kampoeng Kopi Banaran, termasuk atraksi, aksesibilitas, amenitas, dan layanan tambahan, serta penerapan bauran pemasaran (4P). Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan internal yang signifikan, seperti penawaran agrowisata yang unik dan kualitas layanan yang tinggi, serta kelemahan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan pemeliharaan fasilitas yang kurang optimal. Secara eksternal, Kampoeng Kopi Banaran menghadapi peluang melalui promosi digital, kolaborasi strategis, dan lokasinya yang strategis dekat dengan jalur transportasi utama. Namun, Kampoeng Kopi Banaran juga dihadapkan pada ancaman dari destinasi wisata kompetitif dan potensi degradasi lingkungan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun Kampoeng Kopi Banaran memiliki fondasi yang kuat untuk menarik lebih banyak wisatawan, pemanfaatan kemajuan teknologi, diversifikasi produk, dan penguatan praktik berkelanjutan sangat penting untuk pertumbuhan yang berkelanjutan di era pasca pandemi.
Universitas Udayana
Title: STRATEGI PEMASARAN PRODUK PARIWISATA KAMPOENG KOPI BANARAN KABUPATEN SEMARANG DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN
Description:
Penelitian ini mengeksplorasi strategi pemasaran yang diterapkan oleh Kampoeng Kopi Banaran di Kabupaten Semarang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.
Pendekatan kualitatif digunakan dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi.
Studi ini menganalisis potensi fisik dan non-fisik Kampoeng Kopi Banaran, termasuk atraksi, aksesibilitas, amenitas, dan layanan tambahan, serta penerapan bauran pemasaran (4P).
Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan internal yang signifikan, seperti penawaran agrowisata yang unik dan kualitas layanan yang tinggi, serta kelemahan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan pemeliharaan fasilitas yang kurang optimal.
Secara eksternal, Kampoeng Kopi Banaran menghadapi peluang melalui promosi digital, kolaborasi strategis, dan lokasinya yang strategis dekat dengan jalur transportasi utama.
Namun, Kampoeng Kopi Banaran juga dihadapkan pada ancaman dari destinasi wisata kompetitif dan potensi degradasi lingkungan.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun Kampoeng Kopi Banaran memiliki fondasi yang kuat untuk menarik lebih banyak wisatawan, pemanfaatan kemajuan teknologi, diversifikasi produk, dan penguatan praktik berkelanjutan sangat penting untuk pertumbuhan yang berkelanjutan di era pasca pandemi.
Related Results
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Analisa Segmenting, Targeting, Positioning, dan Swot Sebagai Strategi Pemasaran Kopi Karlos (Studi pada Produsen Kopi Karlos Desa Donowarih Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang)
Kopi menjadi komoditas unggulan dalam sektor pertanian Indonesia. Salah satu daerah yang menjadi penghasil kopi terbesar adalah Malang, Jawa Timur. Kopi yang menjadi daya tarik dar...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kombinasi QFD Dan Nigel Cross untuk Perancangan Halal Tourism di Danau Toba
Kombinasi QFD Dan Nigel Cross untuk Perancangan Halal Tourism di Danau Toba
Kabupaten Simalungun merupakan salah satu kabupaten terbesar di Sumatera Utara yang memiliki pemasukan daerah berupa sektor pariwisata danau toba. Sebelum pandemi covid19, Kabupate...
STRATEGI DIPLOMASI PEMERINTAH INDONESIA DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN ARAB SAUDI PADA TAHUN 2014-2016
STRATEGI DIPLOMASI PEMERINTAH INDONESIA DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN ARAB SAUDI PADA TAHUN 2014-2016
Sektor Pariwisata adalah salah satu sektor yang mengalami peningkatan sangat pesat dalam hal penerimaan devisa setelah komoditi minyak dan gas bumi. Sehingga Pemerintah Indonesia y...
Peran Brand “Kampoeng Batik Laweyan” dalam Menguatkan Batik Laweyan Untuk Meningkatkan Daya Saing Industri Batik “Kampoeng Batik Laweyan” Solo
Peran Brand “Kampoeng Batik Laweyan” dalam Menguatkan Batik Laweyan Untuk Meningkatkan Daya Saing Industri Batik “Kampoeng Batik Laweyan” Solo
The existence of Laweyan Batik has been around since before 1500M (Mlayadipuro, 1984), with Laweyan Market and Bandar Kabanaran as a center of trade and sell of clothing material (...
Sejarah Kopi Kapal Api
Sejarah Kopi Kapal Api
Kopi Kapal Api telah ada sejak zaman penjajahan Belanda datang ke Indonesia. Sebelumnya, perusahaan kopi Kapal Api didirikan, pada tahun 1927, tiga orang bersaudara yaitu Go Soe Lo...
PENERAPAN SOP PENGOLAHAN KOPI GULA AREN, KOPI DURIAN, DAN KOPI AVOCADO INSTAN DI UMKM KOPI LAMPUNG NUSANTARA
PENERAPAN SOP PENGOLAHAN KOPI GULA AREN, KOPI DURIAN, DAN KOPI AVOCADO INSTAN DI UMKM KOPI LAMPUNG NUSANTARA
Semakin banyak kedai kopi yang berkembang di Bandar Lampung membuat bisnis kopi menjadi lebih baik. Hal ini menyebabkan pasar kopi menjadi semakin bersaing, dan produsen kopi membu...
FAKTOR INTERNAL EKSTERNAL DALAM BAURAN PEMASARAN PRODUK UKM KOPI DADONG
FAKTOR INTERNAL EKSTERNAL DALAM BAURAN PEMASARAN PRODUK UKM KOPI DADONG
Lingkungan internal memberikan gambaran bahwa perusahaan memiliki kekuatan (strengths) atau kelemahan (weakness) di bidang manajemen produksi, operasi pemasaran dan distribusi, org...

