Javascript must be enabled to continue!
PILIHAN SIKAP TUNANETRA MENJADI PENDAKWAH
View through CrossRef
Penelitian ini untuk mengeksplorasi dan memahami secara mendalam apa motif pilihan sikap seorang penyandang tunanetra menjadi pendakwah pada komunitas tunanetra di Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif pendekatan fenomenologi untuk memahami motif dan alasan dibalik tindakan individu tunanetra dalam konteks pilihan sikap menjadi pendakwah. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa faktor pendorong proses pilihan sikap tunanetra menjadi pendakwah. Pertama, spirit dari firman Allah Ta’ala dalam al-Qur’an surat Thoha ayat 124 sampai 126 dan Sabda Nabi Muhammad Saw. Kedua, terdapat tiga sosok figur berpengaruh yang selalu berkomunikasi secara persuasif. Ketiga, lingkungan yang memberikan ruang berpartisipasi akitf dalam kegiatan sosial keagamaan. dan keempat, banyak tunanetra belum bisa membaca al-Qur’an Braile. Kesimpulan menegaskan bahwa lingkungan dan pendidikan yang baik memberikan pengaruh positif terhadap pilihan sikap individu. Temuin ini memberikan saran dalam meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan, bahwa pendekatan persuasif, memberikan ruang kreativitas dan apresiasi sosial, memiliki peran strategis mendorong pilihan sikap penyandang tunanetra yang beresiko patah semangat.
Title: PILIHAN SIKAP TUNANETRA MENJADI PENDAKWAH
Description:
Penelitian ini untuk mengeksplorasi dan memahami secara mendalam apa motif pilihan sikap seorang penyandang tunanetra menjadi pendakwah pada komunitas tunanetra di Jakarta.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif pendekatan fenomenologi untuk memahami motif dan alasan dibalik tindakan individu tunanetra dalam konteks pilihan sikap menjadi pendakwah.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa faktor pendorong proses pilihan sikap tunanetra menjadi pendakwah.
Pertama, spirit dari firman Allah Ta’ala dalam al-Qur’an surat Thoha ayat 124 sampai 126 dan Sabda Nabi Muhammad Saw.
Kedua, terdapat tiga sosok figur berpengaruh yang selalu berkomunikasi secara persuasif.
Ketiga, lingkungan yang memberikan ruang berpartisipasi akitf dalam kegiatan sosial keagamaan.
dan keempat, banyak tunanetra belum bisa membaca al-Qur’an Braile.
Kesimpulan menegaskan bahwa lingkungan dan pendidikan yang baik memberikan pengaruh positif terhadap pilihan sikap individu.
Temuin ini memberikan saran dalam meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan, bahwa pendekatan persuasif, memberikan ruang kreativitas dan apresiasi sosial, memiliki peran strategis mendorong pilihan sikap penyandang tunanetra yang beresiko patah semangat.
Related Results
Perencanaan dan Pembuatan Teknologi Asistif Smart Shoes untuk Mahasiswa Tunanetra di Universitas Muhammadiyah Lampung
Perencanaan dan Pembuatan Teknologi Asistif Smart Shoes untuk Mahasiswa Tunanetra di Universitas Muhammadiyah Lampung
Anak tunanetra adalah anak yang mengalami hambatan pada penglihatannya,sehingga menyebabkan anak mengalami kesulitan pada mobilitas ataupun aktivitasnya. Mobilitas adalah kemampuan...
PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN PADA SISWA TUNANETRA BERBANTU MEDIA EVAROM-NET DI SLB NEGERI 1 SLEMAN
PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN PADA SISWA TUNANETRA BERBANTU MEDIA EVAROM-NET DI SLB NEGERI 1 SLEMAN
Mengingat tingginya potensi bencana di Kabupaten Sleman, upaya peningkatan kapasitas pengetahuan kebencanaan sangat perlu dilakukan melalui pembelajaran materi orientasi mobilitas ...
PEMANFAATAN ALAT MUSIK TRADISIOANAL RINDIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG DAN KREASI SENI SISWA TUNANETRA
PEMANFAATAN ALAT MUSIK TRADISIOANAL RINDIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG DAN KREASI SENI SISWA TUNANETRA
Media pembelajaran matematika berbentuk visual auditori sangat penting untuk digunakan dalam proses pembelajaran siswa tunanetra. Keterbatasan media pembelajaran matematika eksplor...
Dampak Pengembangan Teknologi Asistif terhadap Layanan Pendidikan Berbasis IPTEK bagi Individu Tunanetra
Dampak Pengembangan Teknologi Asistif terhadap Layanan Pendidikan Berbasis IPTEK bagi Individu Tunanetra
Pada sekolah inklusif, terkadang belum sepenuhnya mampu memberikan akomodasi bagi peserta didik tunanetra, sehingga peserta didik tunanetra kesulitan dalam belajar. Penelitian ini ...
Strategi Desain Fasilitas Pendidikan Bagi Tunanetra Dan Tunagrahita
Strategi Desain Fasilitas Pendidikan Bagi Tunanetra Dan Tunagrahita
Untuk mendukung proses perkembangan dan pembelajaran anak tunanetra dan tunagrahita diperlukan suatu pendidikan khusus bagi penyandang tunanetra dan tunagrahita.Kebutuhan penyandan...
Presdisposing dan Enabling Factors Perilaku Personal Hygiene Remaja Putri Tunanetra di SLBN Semarang Saat Menstruasi
Presdisposing dan Enabling Factors Perilaku Personal Hygiene Remaja Putri Tunanetra di SLBN Semarang Saat Menstruasi
Personal hygiene saat menstruasi sangat penting untuk remaja. Sama halnya yang dilakukan oleh remaja putri tunanetra di SLB Negeri Semarang yang memiliki gangguan penglihatan dan m...
Pengalaman Mengasuh Anak Pasangan Tunanetra: Interpretative Phenomenological Analysis
Pengalaman Mengasuh Anak Pasangan Tunanetra: Interpretative Phenomenological Analysis
Tunanetra adalah salah satu jenis disabilitas dengan angka yang cukup mendominasi di Indonesia menurut Susenas 2012, yakni sebesar 1.780.200 jiwa dari total 6.008.661 jiwa penyanda...
Kajian Sosiolinguistik pada Pendakwah Berbahasa Jawa Cirebonan
Kajian Sosiolinguistik pada Pendakwah Berbahasa Jawa Cirebonan
Fenomena kebahasaan di kalangan pendakwah sangatlah banyak, salah satunya adalah pendakwah yang menggunakan bahasa daerah utamanya bahasa Jawa Cirebonan. Penelitian ini bertujuan u...

