Javascript must be enabled to continue!
STRATEGI PERCEPATAN FUNGSIONALISASI SENTRA KELAUTAN PERIKANAN TERPADU NATUNA
View through CrossRef
Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Inpres No.7/2016 yang ditujukan untuk percepatan pembangunan sektor perikanan. Natuna merupakan salah satu lokasi yang ditetapkan sebagai Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT). Tujuan penelitian adalah menyusun strategi bagi percepatan fungsionalisasi SKPT Natuna. Kajian diawali melalui analisis situasi terhadap keberadaaan SKPT Natuna untuk dapat mengidentifikasi peluang dan tantangan, dilanjutkan dengan memberikan rekomendasi langkah-langkah strategis bagi percepatan fungsionalisasi SKPT Natuna. Hasil penelitian dapat diidentifikasi peluang dan permasalahan untuk percepatan fungsionalisi SKPT Natuna, yaitu potensi sumberdaya ikan pelagis dan demersal memiliki peluang besar untuk dimanfaatkan dan adanya peluang ekspor produk segar untuk ikan demersal. Permasalahan yang dihadapi diantaranya yaitu, usaha penangkapan ikan merupakan usaha skala kecil dengan pengetahuan dan keterampilan nelayan rendah, tempat pendaratan ikan tersebar di beberapa lokasi, terbatasnya ketersediaan es untuk melaut, usaha pengolahan ikan masih skala rumah tangga dan terbatas pada olahan tradisional, terbatasnya kapasitas tenaga kerja, mahalnya biaya pengemasan, dan terbatasnya aksesibilitas untuk pemasaran. Langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan yaitu optimalisasi pemanfaatan sumberdaya ikan pelagis dan demersal melalui peningkatan keterampilan nelayan, peningkatan armada penangkapan yang dikendalikan dengan perizinan dan pendataan, serta perlunya perencanaan secara terintegrasi pengembangan industri penangkapan, pengolahan dan pemasaran.
Kata kunci: fungsionalisasi SKPT, Natuna, peluang, permasalahan, strategi
Title: STRATEGI PERCEPATAN FUNGSIONALISASI SENTRA KELAUTAN PERIKANAN TERPADU NATUNA
Description:
Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Inpres No.
7/2016 yang ditujukan untuk percepatan pembangunan sektor perikanan.
Natuna merupakan salah satu lokasi yang ditetapkan sebagai Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT).
Tujuan penelitian adalah menyusun strategi bagi percepatan fungsionalisasi SKPT Natuna.
Kajian diawali melalui analisis situasi terhadap keberadaaan SKPT Natuna untuk dapat mengidentifikasi peluang dan tantangan, dilanjutkan dengan memberikan rekomendasi langkah-langkah strategis bagi percepatan fungsionalisasi SKPT Natuna.
Hasil penelitian dapat diidentifikasi peluang dan permasalahan untuk percepatan fungsionalisi SKPT Natuna, yaitu potensi sumberdaya ikan pelagis dan demersal memiliki peluang besar untuk dimanfaatkan dan adanya peluang ekspor produk segar untuk ikan demersal.
Permasalahan yang dihadapi diantaranya yaitu, usaha penangkapan ikan merupakan usaha skala kecil dengan pengetahuan dan keterampilan nelayan rendah, tempat pendaratan ikan tersebar di beberapa lokasi, terbatasnya ketersediaan es untuk melaut, usaha pengolahan ikan masih skala rumah tangga dan terbatas pada olahan tradisional, terbatasnya kapasitas tenaga kerja, mahalnya biaya pengemasan, dan terbatasnya aksesibilitas untuk pemasaran.
Langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan yaitu optimalisasi pemanfaatan sumberdaya ikan pelagis dan demersal melalui peningkatan keterampilan nelayan, peningkatan armada penangkapan yang dikendalikan dengan perizinan dan pendataan, serta perlunya perencanaan secara terintegrasi pengembangan industri penangkapan, pengolahan dan pemasaran.
Kata kunci: fungsionalisasi SKPT, Natuna, peluang, permasalahan, strategi.
Related Results
MAKNA PROPERTI TARI TUPENG NATUNA KABUPATEN NATUNA
MAKNA PROPERTI TARI TUPENG NATUNA KABUPATEN NATUNA
The Natuna Tupeng Dance is a traditional folk dance that grows and develops in Kelanga Village, North East Bunguran District, Natuna Regency, however there has been no writing abou...
Karakter Tinggi Gelombang Laut di Laut Natuna Pada Periode Waktu ENSO (Tahun 2012 s/d 2022)
Karakter Tinggi Gelombang Laut di Laut Natuna Pada Periode Waktu ENSO (Tahun 2012 s/d 2022)
Laut Natuna merupakan jalur pelayaran internasional yang strategis yang menghubungkan Asia Timur dan Samudera Hindia. Untuk menjamin keamanan dan keselamatan dalam jalur pelayaran ...
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
TINGKAT PREVELENSI EKTOPARASIT IKAN BAWAL BINTANG (Trachinotus blochii) di BALAI BESAR PERIKANAN BUDIDAYA LAUT LAMPUNG
Kegiatan budidaya dengan sistem keramba jaring apung (KJA), merupakan inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan efesiensi, efektivitas, dan kontrol terhadap ikan yang dibudidayaka...
DISTRIBUTION, MORPHOLOGICAL VARIATION AND NEW VARIETY OF BACCAUREA ANGULATA MERR. (PHYLLANTHACEAE)
DISTRIBUTION, MORPHOLOGICAL VARIATION AND NEW VARIETY OF BACCAUREA ANGULATA MERR. (PHYLLANTHACEAE)
Gunawan, Tatik Chikmawati, Sobir & Sulistijorini.2018. Distribusi, Variasi Morfologi dan Varietas Baru dari Baccaurea angulata Merr. (Phyllanthaceae). Floribunda 6(1): 1–11. — ...
STRATEGI PENINGKATAN EFEKTIVITAS OPERASIONAL SENTRA KELAUTAN DAN PERIKANAN TERPADU NATUNA
STRATEGI PENINGKATAN EFEKTIVITAS OPERASIONAL SENTRA KELAUTAN DAN PERIKANAN TERPADU NATUNA
The Natuna Integrated Maritime and Fisheries Center (IMFC) was established to integrate fish landing, processing, and marketing activities. However, until 2019, the operation of IM...
Analisis Hilirisasi Perikanan di Indonesia
Analisis Hilirisasi Perikanan di Indonesia
Indonesia adalah negara maritim yang memiliki potensi perekonomian dari sektor perikanan dan kelautan yang sangat besar. Potensi perikanan dapat dimaksimalkan melalui peningkatan n...
Implementasi Model Pembelajaran Sentra Dalam Mengembangkan Multiple Intellegensi Anak Usia Dini di RA Azzahra Lampung Timur
Implementasi Model Pembelajaran Sentra Dalam Mengembangkan Multiple Intellegensi Anak Usia Dini di RA Azzahra Lampung Timur
<h1 align="center">Abstrak</h1><p>Model Pembelajaran Sentra merupakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada anak dan pembelajarannya dilakukan di dalam lingk...
ESTIMASI PERCEPATAN TANAH MAKSIMUM DAN PERCEPATAN TANAH DI PERMUKAAN MENGGUNAKAN MODEL FUNGSI ATENUASI BOORE (1997)
ESTIMASI PERCEPATAN TANAH MAKSIMUM DAN PERCEPATAN TANAH DI PERMUKAAN MENGGUNAKAN MODEL FUNGSI ATENUASI BOORE (1997)
Gempabumi yang terjadi pada tanggal 25 februari 2022 di Kabupaten Pasaman Barat dengan magnitudo momen (Mw) 6.2, menghasilkan guncangan tanah yang kuat sehingga banyak bangunan yan...

