Javascript must be enabled to continue!
KLASIFIKASI EFEK KERUSAKAN GEMPA BUMI BERDASARKAN SKALA MODIFIED MERCALLI INTENSITY MENGGUNAKAN ALGORITMA MULTICLASS SUPPORT VECTOR MACHINE
View through CrossRef
Gempa bumi merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia karena letak geografisnya yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik besar. Data gempa bumi diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam 2 tahun terakhir pada periode tahun 2022 hingga 2023, dan terdapat 1.689 record data yang tersedia, dengan atribut seperti lokasi, magnitudo, kedalaman, dan efek gempa. Pada data yang diperoleh menunjukkan ketidakseimbangan yang signifikan pada antar kelas dengan itu dilakukan teknik oversampling menggunakan SMOTE untuk menyeimbangkan jumlah sampel pada setiap kelas. Konsep Support Vector Machine (SVM) yang paling dasar, metode ini dapat melakukan klasifikasi biner dengan memisahkan titik data menjadi dua kelas, namun tidak mendukung klasifikasi multikelas secara bawaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pendekatan algoritma Multiclass Support Vector Machine (SVM) dengan membandingkan kernel non-linear dalam mengklasifikasikan dampak gempa bumi berdasarkan skala Modified Mercalli Intensity (MMI). Eksperimen pengujian pada penelitian ini membandingkan Multiclass Support Vector Machine (SVM) One vs Rest dan One vs One dengan kernel non-linear seperti polynomial, rbf, dan sigmoid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan algoritma Multiclass Support Vector Machine (SVM) One vs Rest dengan kernel rbf lebih baik dari pendekatan dan kernel lainnya dengan hasil akurasi 51.13%, presisi 42.60%, recall 52.46%, dan f1-score 42.51%.
Title: KLASIFIKASI EFEK KERUSAKAN GEMPA BUMI BERDASARKAN SKALA MODIFIED MERCALLI INTENSITY MENGGUNAKAN ALGORITMA MULTICLASS SUPPORT VECTOR MACHINE
Description:
Gempa bumi merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia karena letak geografisnya yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik besar.
Data gempa bumi diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam 2 tahun terakhir pada periode tahun 2022 hingga 2023, dan terdapat 1.
689 record data yang tersedia, dengan atribut seperti lokasi, magnitudo, kedalaman, dan efek gempa.
Pada data yang diperoleh menunjukkan ketidakseimbangan yang signifikan pada antar kelas dengan itu dilakukan teknik oversampling menggunakan SMOTE untuk menyeimbangkan jumlah sampel pada setiap kelas.
Konsep Support Vector Machine (SVM) yang paling dasar, metode ini dapat melakukan klasifikasi biner dengan memisahkan titik data menjadi dua kelas, namun tidak mendukung klasifikasi multikelas secara bawaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pendekatan algoritma Multiclass Support Vector Machine (SVM) dengan membandingkan kernel non-linear dalam mengklasifikasikan dampak gempa bumi berdasarkan skala Modified Mercalli Intensity (MMI).
Eksperimen pengujian pada penelitian ini membandingkan Multiclass Support Vector Machine (SVM) One vs Rest dan One vs One dengan kernel non-linear seperti polynomial, rbf, dan sigmoid.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan algoritma Multiclass Support Vector Machine (SVM) One vs Rest dengan kernel rbf lebih baik dari pendekatan dan kernel lainnya dengan hasil akurasi 51.
13%, presisi 42.
60%, recall 52.
46%, dan f1-score 42.
51%.
Related Results
KLASIFIKASI AREA GEMPA BUMI MENGGUNAKAN ALGORITMA RANDOM FOREST
KLASIFIKASI AREA GEMPA BUMI MENGGUNAKAN ALGORITMA RANDOM FOREST
Salah satu informasi yang dibutuhkan oleh warga negara di dunia adalah informasi mengenai kejadian bencana alam khususnya gempa bumi. Kejadian gempa bumi yang telah terjadi dapat d...
Analisis dan Visualisasi Periodisitas Gempa Bumi di Maluku Utara
Analisis dan Visualisasi Periodisitas Gempa Bumi di Maluku Utara
Gempa bumi juga dapat dipahami sebagai suatu peristiwa terjadinya guncangan bumi akibat pelepasan energi secara tiba-tiba, yang ditandai dengan pecahnya lapisan batuan pada kerak b...
PENENTUAN SEBARAN HIPOSENTER GUNUNGAPI MERAPI BERDASARKAN DATA GEMPA VULKANIK TAHUN 2006
PENENTUAN SEBARAN HIPOSENTER GUNUNGAPI MERAPI BERDASARKAN DATA GEMPA VULKANIK TAHUN 2006
Gunungapi Merapi merupakan Gunungapi yang termuda dalam kumpulan gunung berapi di bagian selatan Pulau Jawa. Gunungapi Merapi merupakan gunungapi tipe strato yang aktif hin...
"Menganalisis Perbandingan Kurva Hazard Menggunakan Fungsi Atenuasi"
"Menganalisis Perbandingan Kurva Hazard Menggunakan Fungsi Atenuasi"
Papua merupakan daerah rawan gempa di Indonesia karena letaknya berada di jalur tektonik aktif sehingga menyebabkan daerah papua rawan terjadinya gempa. Upaya peningkatan mitigasi ...
Penerapan Sequence Probabilistic Seismic Hazard Analysis dalam Pemodelan Seismogenic Hazard
Penerapan Sequence Probabilistic Seismic Hazard Analysis dalam Pemodelan Seismogenic Hazard
Abstract. Seismogenic areas are areas in the earth's crust that have the potential to produce seismic waves due to tectonic activity. Identification of a seismogenic area measuring...
KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT KAWASAN PERKOTAAN TERHADAP BENCANA GEMPA BUMI
KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT KAWASAN PERKOTAAN TERHADAP BENCANA GEMPA BUMI
Kawasan Perkotaan Takengon merupakan pusat kegiatan wilayah Kabupaten Aceh Tengah yang tidak lepas dari ancaman gempa bumi, sehingga memerlukan upaya penanggulangan, penelitian ini...
STRATEGI PEMASARAN SEBELUM DAN SESUDAH GEMPA CIANJUR 2022 (STUDI KASUS UMKM MEFITA CIANJUR)
STRATEGI PEMASARAN SEBELUM DAN SESUDAH GEMPA CIANJUR 2022 (STUDI KASUS UMKM MEFITA CIANJUR)
Fenomena gempa bumi berkekuatan 5,6 SR pada bulan November 2022 di Kabupaten Cianjurberdampak pada UMKM Cianjur, salah satunya UMKM Mefita yang bergerak di bidang usaha sayuran seg...
Sistem Klasifikasi Kerusakan Jalan Metode Machine Learning dengan Algoritma K-Means dan Random Forest
Sistem Klasifikasi Kerusakan Jalan Metode Machine Learning dengan Algoritma K-Means dan Random Forest
Kerusakan jalan merupakan masalah yang signifikan dalam infrastruktur transportasi, yang dapat mempengaruhi kenyamanan dan kesalamatan pengguna jalan. Penelitian ini bertujuan untu...

