Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Promosi Kesehatan Perawatan Anak pada Masyarakat Desa Pagumengan Mas Karangdadap melalui Pemberdayaan Kader Kesehatan

View through CrossRef
Kader kesehatan merupakan penggerak posyandu. Salah satu peran kader kesehatan adalah memberikan penyuluhan tentang kesehatan ibu dan anak. Berbagai faktor menyebabkan peran tersebut kurang maksimal diantaranya faktor kurang pengetahuan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan kader kesehatan tentang perawatan anak dengan masalah kesehatan yang sering terjadi di masyarakat, sehingga kader mampu menyebarluaskan pengetahuan kepada masyarakat terutama kelompok ibu balita. Kegiatan berupa pendataan awal masalah kesehatan anak di desa Pagumengan Mas Karangdadap, dilanjutkan pelatihan pada kader kesehatan tentang perawatan anak. Kegiatan pelatihan diberikan melalui metode ceramah, tanya jawab, demonstrasi dan redemonstrasi tindakan perawatan anak serta role play memberikan edukasi kepada orang lain. Kegiatan dilakukan selama 1 bulan pada bulan April 2025. Peserta pelatihan sejumlah 15 kader kesehatan desa Pagumengan Mas. Hasil pengkajian awal didapatkan 3 kasus masalah kesehatan anak terbanyak adalah demam, batuk pilek dan diare. Hasil pelatihan menunjukkan ada peningkatan skor pengetahuan kader tentang perawatan kesehatan anak dengan masalah kesehatan demam, batuk pilek dan diare. Rata-rata skor pengetahuan awal 75,6 (45-95) dan rata-rata skor pengetahuan setelah pelatihan adalah 86 (60-100). Peningkatan pengetahuan kader kesehatan diharapkan mereka mampu menyebarkan informasi kepada masyarakat lain, sehingga para ibu terutama ibu di desa Pagumengan Mas mampu merawat anaknya di rumah dengan benar.  
Title: Promosi Kesehatan Perawatan Anak pada Masyarakat Desa Pagumengan Mas Karangdadap melalui Pemberdayaan Kader Kesehatan
Description:
Kader kesehatan merupakan penggerak posyandu.
Salah satu peran kader kesehatan adalah memberikan penyuluhan tentang kesehatan ibu dan anak.
Berbagai faktor menyebabkan peran tersebut kurang maksimal diantaranya faktor kurang pengetahuan.
Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan kader kesehatan tentang perawatan anak dengan masalah kesehatan yang sering terjadi di masyarakat, sehingga kader mampu menyebarluaskan pengetahuan kepada masyarakat terutama kelompok ibu balita.
Kegiatan berupa pendataan awal masalah kesehatan anak di desa Pagumengan Mas Karangdadap, dilanjutkan pelatihan pada kader kesehatan tentang perawatan anak.
Kegiatan pelatihan diberikan melalui metode ceramah, tanya jawab, demonstrasi dan redemonstrasi tindakan perawatan anak serta role play memberikan edukasi kepada orang lain.
Kegiatan dilakukan selama 1 bulan pada bulan April 2025.
Peserta pelatihan sejumlah 15 kader kesehatan desa Pagumengan Mas.
Hasil pengkajian awal didapatkan 3 kasus masalah kesehatan anak terbanyak adalah demam, batuk pilek dan diare.
Hasil pelatihan menunjukkan ada peningkatan skor pengetahuan kader tentang perawatan kesehatan anak dengan masalah kesehatan demam, batuk pilek dan diare.
Rata-rata skor pengetahuan awal 75,6 (45-95) dan rata-rata skor pengetahuan setelah pelatihan adalah 86 (60-100).
Peningkatan pengetahuan kader kesehatan diharapkan mereka mampu menyebarkan informasi kepada masyarakat lain, sehingga para ibu terutama ibu di desa Pagumengan Mas mampu merawat anaknya di rumah dengan benar.
 .

Related Results

HUBUNGAN PERSEPSI KADER KESEHATAN TENTANG SEKOLAH KADER DENGAN KEPUASAN KADER KESEHATAN DI DUSUN SOKA SELOHARJO PUNDONG BANTUL TAHUN 2024
HUBUNGAN PERSEPSI KADER KESEHATAN TENTANG SEKOLAH KADER DENGAN KEPUASAN KADER KESEHATAN DI DUSUN SOKA SELOHARJO PUNDONG BANTUL TAHUN 2024
Persepsi sekolah kader memiliki dampak signifikan terhadap tingkat kepuasan kader kesehatan. Pelatihan dan pemeliharaan kader kesehatan merupakan faktor penting dalam meningkatkan ...
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN PELATIHAN DENGAN KINERJA KADER DI POSYANDU JAMBUKULON KLATEN
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN PELATIHAN DENGAN KINERJA KADER DI POSYANDU JAMBUKULON KLATEN
Posyandu bertugas membantu kepala desa dalam peningkatan pelayanan Kesehatan Masyarakat desa. Kader sebagai tangan panjang tenaga kesehatan di masyarakat memiliki peran yang pentin...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
"DEK-LILA" (PALLIATIVE CARE HEALTH CADRE) IN PALLIATIVE CARE IN THE FOSTERED AREA KARANGAYU VILLAGE
"DEK-LILA" (PALLIATIVE CARE HEALTH CADRE) IN PALLIATIVE CARE IN THE FOSTERED AREA KARANGAYU VILLAGE
Perawatan paliatif adalah perawatan yang dilakukan secara aktif pada penderita yang sedang sekarat atau dalam fase terminal akibat penyakit yang dideritanya. Kader diharapkan mampu...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
GAMBARAN KARAKTERISTIK KADER POSYANDU DI DESA CIKUNIR KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2012
GAMBARAN KARAKTERISTIK KADER POSYANDU DI DESA CIKUNIR KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2012
Cakupan D/S sebesar 39,20 %, cakupan K/S 100 %, dan  cakupan N/S 26,47 % . Pencapaian indikator Posyandu di Desa Singaparna tidak terlepas dari peran kader posyandu yang ada di des...

Back to Top