Javascript must be enabled to continue!
ANALISI PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DAN REORDER POINT (ROP) PADA PT ANUGRAH ABADI CITRARASA
View through CrossRef
PT Anugrah Abadi Citrarasa perlu menerapkan metode EOQ dan ROP dalam pengendalian persediaan bahan baku tepung. Metode EOQ dan ROP dapat membantu perusahaan untuk mengetahui perbandingan biaya antara kebijakan perusahaan dengan perhitungan metode EOQ, dan mengetahui kapan yang tepat untuk memesan kembali bahan baku tepung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: jumlah per pesanan bahan baku tepung dengan menggunakan metode EOQ sebesar 5.985 kg, jumlah pemesanan bahan baku optimal sebanyak 15 kali pesan/tahun, persediaan pengaman yang harus tersedia sebesar 550 kg, pemesanan kembali yang seharusnya dilakukan saat bahan baku tepung sebesar 1.425 kg dan besarnya total biaya persediaan dengan menggunakan metode EOQ sebesar Rp. 27.654.702. Total biaya persediaan lebih kecil bila dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan pada periode yang sama mencapai Rp. 59.798.282. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan metode EOQ lebih efisien bila digunakan dalam manajemen pengendalian persediaan di perusahaan karena dapat meminimumkan total biaya persediaan sebesar 53,5 %.
Title: ANALISI PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DAN REORDER POINT (ROP) PADA PT ANUGRAH ABADI CITRARASA
Description:
PT Anugrah Abadi Citrarasa perlu menerapkan metode EOQ dan ROP dalam pengendalian persediaan bahan baku tepung.
Metode EOQ dan ROP dapat membantu perusahaan untuk mengetahui perbandingan biaya antara kebijakan perusahaan dengan perhitungan metode EOQ, dan mengetahui kapan yang tepat untuk memesan kembali bahan baku tepung.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi pustaka.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: jumlah per pesanan bahan baku tepung dengan menggunakan metode EOQ sebesar 5.
985 kg, jumlah pemesanan bahan baku optimal sebanyak 15 kali pesan/tahun, persediaan pengaman yang harus tersedia sebesar 550 kg, pemesanan kembali yang seharusnya dilakukan saat bahan baku tepung sebesar 1.
425 kg dan besarnya total biaya persediaan dengan menggunakan metode EOQ sebesar Rp.
27.
654.
702.
Total biaya persediaan lebih kecil bila dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan pada periode yang sama mencapai Rp.
59.
798.
282.
Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan metode EOQ lebih efisien bila digunakan dalam manajemen pengendalian persediaan di perusahaan karena dapat meminimumkan total biaya persediaan sebesar 53,5 %.
Related Results
Manajemen Persediaan Bahan Baku pada Home Industry Tahu
Manajemen Persediaan Bahan Baku pada Home Industry Tahu
Bahan baku menjadi suatu hal yang sangat penting dalam proses produksi dikarenakan, jika terjadi kekurangan bahan baku akan mengakibatkan terhentinya produksi ataupun kelebihan bah...
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PABRIK TAHU SKM DI BANJARBARU
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PABRIK TAHU SKM DI BANJARBARU
Abstract: The purpose of this study was to determine the analysis of production cost collection at the SKM Tofu Factory in Banjarbaru and to apply the Economic Order Quantity (EOQ)...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Sistem Informasi Manajemen Persediaan Menggunakan Metode Economic Order Quantity Dan Reorder Point
Sistem Informasi Manajemen Persediaan Menggunakan Metode Economic Order Quantity Dan Reorder Point
Untuk meraih keuntungan dalam bisnis, perlu menetapkan keputusan yang tepat agar dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan perencanaan. Persediaan adalah kegiatan untuk memenuhi...
ANALISA SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA INDUSTRI BINTANG PRIMA ACEH BESAR
ANALISA SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA INDUSTRI BINTANG PRIMA ACEH BESAR
Perencanaan persediaan bahan baku merupakan salah satu peranan yang sangat penting dalam dunia industri untuk meningkatkan permintaan pasar. Sebuah perencanaan produksi akan berjal...
OPTIMALISASI PERSEDIAAN BAHAN BAKU KERIPIK KENTANG DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (STUDI KASUS DI AGRONAS GIZI FOOD)
OPTIMALISASI PERSEDIAAN BAHAN BAKU KERIPIK KENTANG DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (STUDI KASUS DI AGRONAS GIZI FOOD)
Optimalisasi persediaan bahan baku dimaksudkan guna memenuhi kebutuhan bahan baku untuk proses produksi pada waktu yang akan datang, kegiatan pengendalian persediaan bahan baku men...
Analisis Pengendalian Bahan Baku dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) pada UD. Nagata Tuna
Analisis Pengendalian Bahan Baku dengan Metode Economic Order Quantity (EOQ) pada UD. Nagata Tuna
Abstrak. Pengendalian persediaan adalah kegiatan yang dilakukan dalam menyediakan sumber daya yang diperlukan untuk proses produksi. Economic Order Quantity (EOQ) adalah salah satu...
ANALISIS PERBANDINGAN METODE EOQ DAN METODE POQ DALAM PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PD. SINAR RAHAYU
ANALISIS PERBANDINGAN METODE EOQ DAN METODE POQ DALAM PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PD. SINAR RAHAYU
Ada berbagai upaya yang dapat dilakukan perusahaan untuk menjaga keberlangsungan perusahaan, salah satu cara yang dapat dilakukan perusahaan adalah dengan mengoptimalkan pengadaan ...

