Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Pemberian ASI terhadap Status Gizi Bayi Usia 4-6 Bulan di UPT Kesmas Sukawati I

View through CrossRef
Permasalahan gizi di Indonesia merupakan beban ganda baik akibat kekurangan maupun kelebihan gizi. Kurangnya gizi pada usia dini dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang anak. Upaya yang telah dilakukan dalam mengatasi permasalahan gizi salah satunya melalui pemberian ASI eksklusif. Data di Kabupaten Gianyar menunjukkan bahwa lingkup pemberian ASI Eksklusif mengalami peningkatan tetapi tidak disertai dengan penurunan yang signifikan dari kasus gizi buruk serta gizi kurang. Penelitian bertujuan mencari tau korelasi pemberian ASI pada status gizi bayi umur 4-6 bulan yang ada di UPT Kesmas Sukawati I. Penelitian ini termasuk observasional analitik menerapkan desain penelitian cross sectional dilaksanakan pada bulan Januari-Juni 2021, dengan sampel sebanyak 68 bayi. Sampel dipilih menerapkan metode consecutive sampling yang merupakan pemilihan sampel sesuai syarat inklusi serta eksklusi. Data penelitian kemudian dilakukan analisis univariat serta bivariat. Uji bivariat yang dipergunakan ialah uji chi-square serta fisher’s exact bertujuan mencari korelasi dua variabel berskala kategorik. p<0,05 menunjukan adanya korelasi signifikan antara kedua variabel. Hasil menunjukkan terdapat korelasi bersifat signifikan antara pemberian ASI dengan status gizi yang kurang-baik (p=0,000) dan status gizi baik-lebih (p=0,043), tidak ada korelasi bersifat signifikan antara pemberian ASI dengan status gizi kurang-lebih (p=0,137). Jadi,  ada korelasi bersifat signifikan antara pemberian ASI pada status gizi kurang, gizi baik serta status gizi baik dan gizi lebih pada bayi umur 4-6 bulan.  
Title: Hubungan Pemberian ASI terhadap Status Gizi Bayi Usia 4-6 Bulan di UPT Kesmas Sukawati I
Description:
Permasalahan gizi di Indonesia merupakan beban ganda baik akibat kekurangan maupun kelebihan gizi.
Kurangnya gizi pada usia dini dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang anak.
Upaya yang telah dilakukan dalam mengatasi permasalahan gizi salah satunya melalui pemberian ASI eksklusif.
Data di Kabupaten Gianyar menunjukkan bahwa lingkup pemberian ASI Eksklusif mengalami peningkatan tetapi tidak disertai dengan penurunan yang signifikan dari kasus gizi buruk serta gizi kurang.
Penelitian bertujuan mencari tau korelasi pemberian ASI pada status gizi bayi umur 4-6 bulan yang ada di UPT Kesmas Sukawati I.
Penelitian ini termasuk observasional analitik menerapkan desain penelitian cross sectional dilaksanakan pada bulan Januari-Juni 2021, dengan sampel sebanyak 68 bayi.
Sampel dipilih menerapkan metode consecutive sampling yang merupakan pemilihan sampel sesuai syarat inklusi serta eksklusi.
Data penelitian kemudian dilakukan analisis univariat serta bivariat.
Uji bivariat yang dipergunakan ialah uji chi-square serta fisher’s exact bertujuan mencari korelasi dua variabel berskala kategorik.
p<0,05 menunjukan adanya korelasi signifikan antara kedua variabel.
Hasil menunjukkan terdapat korelasi bersifat signifikan antara pemberian ASI dengan status gizi yang kurang-baik (p=0,000) dan status gizi baik-lebih (p=0,043), tidak ada korelasi bersifat signifikan antara pemberian ASI dengan status gizi kurang-lebih (p=0,137).
Jadi,  ada korelasi bersifat signifikan antara pemberian ASI pada status gizi kurang, gizi baik serta status gizi baik dan gizi lebih pada bayi umur 4-6 bulan.
 .

Related Results

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI DI KLINIK BUDI MULIA PALEMBANG TAHUN 2014
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI DI KLINIK BUDI MULIA PALEMBANG TAHUN 2014
  ABSTRACT [According to WHO Exlusive Breast Feeding is explains that giving breastfeeding to babies aged 0 to 6 months withouth the other supplement. Based on the resu...
Hubungan Pekerjaan dengan Keberhasilan Pemberian ASI Ekslusif di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman
Hubungan Pekerjaan dengan Keberhasilan Pemberian ASI Ekslusif di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman
Latar belakang : ASI Eksklusif adalah pemberian ASI kepada bayi tanpa makananan dan minuman pendamping(termasuk air jeruk,madu,air gula)yang dimulai sejak bayi baru lahir sampai de...
Hubungan Tingkat Literasi Tentang Gizi Dengan Status Gizi Pada Siswi Di SMKN 4 Tanah Grogot Kalimantan Timur
Hubungan Tingkat Literasi Tentang Gizi Dengan Status Gizi Pada Siswi Di SMKN 4 Tanah Grogot Kalimantan Timur
Latar Belakang: Tingkat literasi tentang gizi ialah kemampuan dari mendapatkan hingga memahami informasi gizi dalam penentuan asupan keseharian. Literasi gizi yang dimiliki dapat m...
Gambaran Ibu yang Memijatkan Bayi ke Dukun Bayi di Desa Jambu Kabupaten Semarang
Gambaran Ibu yang Memijatkan Bayi ke Dukun Bayi di Desa Jambu Kabupaten Semarang
Baby massage is a direct contact therapy with the body that can provide a sense of security and comfort for babies. The villagers chose to use a shaman as an alternative to baby ma...
Kelompok 4. IMD dan ASI Eksklusif
Kelompok 4. IMD dan ASI Eksklusif
Inisiasi Menyusui Dini ( IMD) adalah perilaku pencarian punting payudara ibu sesaatsetelah lahir. Hal ini sangat dibutuhkan, karena bayi setelah lahir langsung mendapatasupan gizi ...
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Pijat Bayi terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 0-6 Bulan di BPM Dewi Suyanti Tahun 2020
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Pijat Bayi terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 0-6 Bulan di BPM Dewi Suyanti Tahun 2020
Pijat bayi adalah pemijatan yang dilakukan dengan usapan-usapan halus pada permukaan kulit bayi, dilakukan dengan menggunakan tangan yang bertujuan untuk menghasilkan efek terhadap...

Back to Top