Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS USAHA DAN NILAI TAMBAH GULA KELAPA DI KECAMATAN TEMPULING KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

View through CrossRef
Gula kelapa merupakan salah satu gula yang berperan dalam industri makanan, baik di tingkat industri rumah tangga, industri kecil sampai besar. Pengusahaan gula kelapa tetap berkembang hingga saat ini, namun masih terbatas dibeberapa daerah dimana kesempatan kerja alternatif masyarakat relatif terbatas. Pendayagunaan kelapa untuk gula kelapa berkembang terutamadengan merosotnya harga kopra dan kelapa segar. Di pedesaan, pengusahaan gula kelapa merupakan kegiatan keluarga yang cukup berperan dalam memberikan nilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keuntungan dan efisiensi serta besarnya nilai tambah produk dari usaha gula kelapa di Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keuntungan rata-rata sebesar Rp 1.308.164/bulan dan nilai efisiensi atau R/C yang diperoleh pada pengolahan gula kelapa adalah sebesar 1,34. Sedangkan nilai tambah nya sebesar Rp 1.339,96/Kg. Coconut sugar is one of the sugars that plays a role in the food undustry, both at the home industry level, small to large industries. Coconut sugar business continues to grow today, but is still limited in some areas where alternative employment opportunities for the community are relativelt limited. Untilization of coconut for coconut sugar has grown especially with the decline in the price of copra and fresh coconut. In rural areas, coconut sugar exploitation is a family activity that plays a significant role in providing added value. This study aims to determine the benefits and efficiency as well as the value added of the product from the coconut sugar business in Tempuling District, Indragiri Hilir Regency. The data analysis method used is the analysis of costs, revenues, profit, efficiency and added value. The result showed that with an average total cost of Rp. 3.605.002,39/month, the average revenue was Rp. 4.936.620,00/month, an average profit of Rp. 1.331.617,61/month and the efficiency value of R/C obtained in coconut sugar processing is 1,35. While the added value is Rp. 1.339,97/kg.
Title: ANALISIS USAHA DAN NILAI TAMBAH GULA KELAPA DI KECAMATAN TEMPULING KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
Description:
Gula kelapa merupakan salah satu gula yang berperan dalam industri makanan, baik di tingkat industri rumah tangga, industri kecil sampai besar.
Pengusahaan gula kelapa tetap berkembang hingga saat ini, namun masih terbatas dibeberapa daerah dimana kesempatan kerja alternatif masyarakat relatif terbatas.
Pendayagunaan kelapa untuk gula kelapa berkembang terutamadengan merosotnya harga kopra dan kelapa segar.
Di pedesaan, pengusahaan gula kelapa merupakan kegiatan keluarga yang cukup berperan dalam memberikan nilai tambah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keuntungan dan efisiensi serta besarnya nilai tambah produk dari usaha gula kelapa di Kecamatan Tempuling Kabupaten Indragiri Hilir.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keuntungan rata-rata sebesar Rp 1.
308.
164/bulan dan nilai efisiensi atau R/C yang diperoleh pada pengolahan gula kelapa adalah sebesar 1,34.
Sedangkan nilai tambah nya sebesar Rp 1.
339,96/Kg.
Coconut sugar is one of the sugars that plays a role in the food undustry, both at the home industry level, small to large industries.
Coconut sugar business continues to grow today, but is still limited in some areas where alternative employment opportunities for the community are relativelt limited.
Untilization of coconut for coconut sugar has grown especially with the decline in the price of copra and fresh coconut.
In rural areas, coconut sugar exploitation is a family activity that plays a significant role in providing added value.
This study aims to determine the benefits and efficiency as well as the value added of the product from the coconut sugar business in Tempuling District, Indragiri Hilir Regency.
The data analysis method used is the analysis of costs, revenues, profit, efficiency and added value.
The result showed that with an average total cost of Rp.
3.
605.
002,39/month, the average revenue was Rp.
4.
936.
620,00/month, an average profit of Rp.
1.
331.
617,61/month and the efficiency value of R/C obtained in coconut sugar processing is 1,35.
While the added value is Rp.
1.
339,97/kg.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS USAHA DAN NILAI TAMBAH ARANG TEMPURUNG KELAPA DI KECAMATAN TEMPULING KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
ANALISIS USAHA DAN NILAI TAMBAH ARANG TEMPURUNG KELAPA DI KECAMATAN TEMPULING KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
            Harga kelapa di Kecamatan Tempuling mengalami fluktuasi, hal ini menyebabkan petani harus melakukan altenatif usaha pengolahan produk turunan kelapa. Tujuan penelitian ...
ANALISIS USAHA MINYAK KELAPA DI KECAMATAN ENOK KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
ANALISIS USAHA MINYAK KELAPA DI KECAMATAN ENOK KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
Kelapa merupakan tanaman perkebunan utama yang dibudidayakan oleh petani di Kabupaten Indragiri Hilir dengan luasan mencapai 440.821 hektar. Salah satu produk turunan kelapa yang d...
ANALISIS NILAI TAMBAH PRODUK TURUNAN KELAPA DI DESA MUMPA KECAMATAN TEMPULING KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
ANALISIS NILAI TAMBAH PRODUK TURUNAN KELAPA DI DESA MUMPA KECAMATAN TEMPULING KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
Pengolahan kelapa menjadi produk turunan kelapa bertujuan untuk meningkatkan nilai tambahnya. Produk turunan kelapa yang diusahakan di Desa Mumpa adalah gula kelapa dan kopra. Tuju...
ANALISIS NILAI TAMBAH SANTAN KELAPA DI KECAMATAN TEMBILAHAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
ANALISIS NILAI TAMBAH SANTAN KELAPA DI KECAMATAN TEMBILAHAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
Salah satu produk turunan kelapa yang diusahakan oleh masyarakat di Kecamatan Tembilahan adalah santan kelapa. Adanya usaha pengolahan santan kelapa diharapkan dapat memberikan sol...
STRATEGI PENGUATAN INFRASTRUKTUR DAN PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI UNTUK MENDORONG INVESTASI DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
STRATEGI PENGUATAN INFRASTRUKTUR DAN PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI UNTUK MENDORONG INVESTASI DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
The economic growth of Indragiri Hilir Regency in 2024 was recorded at 3.10%, while the regional investment growth in 2024 reached 6.79%, showing an improvement compared to -0.56% ...
ANALISIS AGROINDUSTRI GULA KELAPA
ANALISIS AGROINDUSTRI GULA KELAPA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Besarnya rata-rata biaya dan rata-rata penerimaan pada agroindustri gula kelapa per bulan di Desa Sukamulya Kecamatan Purwa...
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Gula tergolong karbohidrat sederhana karena dapat larut dalam air dan langsung diserap oleh tubuh untuk diubah menjadi energi. Jenis gula yang digunakan pada penelitian ini yaitu g...

Back to Top