Javascript must be enabled to continue!
DAMPAK STRATEGI KOPING PADA CUSTOMER SATISFACTION DI INSTALASI FARMASI RAJAL RSUD KRATON PEKALONGAN
View through CrossRef
Proses menunggu obat di Instalasi Farmasi Rawat Jalan sering membuat pasien merasa tidak nyaman, stress, cemas, dan gelisah. Waktu tunggu yang terlalu lama, antrean yang tidak jelas, kurangnya informasi mengenai proses pelayanan, serta kondisi ruangan yang padat bisa memengaruhi suasana hati pasien. Kondisi ini berdampak besar pada tingkat kepuasan pasien yang menjadi perhatian utama manajemen dalam meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit. Kepuasan pasien diukur menggunakan metode Serqual pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari strategi koping terhadap Customer Satisfaction di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSUD Kraton Pekalongan. Penelitian kualitatif menggunakan metode survei untuk mengukur indeks kepuasan pasien di Instalasi Farmasi Rawat Jalan dengan instrumen servqual kuisioner setelah penerapan strategi koping. Populasi penelitian mencakup seluruh pasien yang menggunakan layanan di Instalasi Farmasi Rawat Jalan, sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 100 responden pasien. Teknik analisis data dengan statistik frequency untuk mengetahui sebaran data dan suasana jawaban responden. Hasil menelitian menunjukkan penerapan strategi koping untuk memperkecil rasa stres pasien saat menunggu obat, hasil Customer Satisfaction menunjukkan bahwa masih ada 16,40% pasien yang tidak puas dengan pelayanan farmasi. Hal ini menunjukkan bahwa strategi koping yang digunakan belum bisa mengatasi semua penyebab ketidakpuasan. Analisis dimensi kepuasan menunjukkan bahwa dimensi Jaminan (Assurance) memiliki persentase kepuasan terendah, diikuti oleh dimensi Empati, Daya Tanggap (Responsiveness), dan Bukti Fisik (Tangibles). Dimensi Keandalan (Reliability) memiliki capaian tertinggi dengan nilai 94%, artinya pasien umumnya merasa pelayanan farmasi konsisten, akurat, dan bisa dipercaya dalam proses penyerahan obat. Kinerja yang baik pada aspek ini menunjukkan bahwa proses teknis pelayanan, seperti ketepatan pengambilan obat dan kejelasan informasi. Nilai rendah pada dimensi Jaminan dan Empati menunjukkan bahwa strategi koping yang digunakan belum bisa meningkatkan rasa aman, kepercayaan, dan kenyamanan pasien saat menunggu obat secara keseluruhan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pelayanan farmasi telah memenuhi harapan pasien dengan penerapan strategi koping sebesar 83,60%. Evaluasi terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mengurangi keluhan serta rasa tidak nyaman saat menunggu di masa depan, melalui peningkatan sarana dan prasarana pendukung.
Yayasan Menawan Cerdas Indonesia
Title: DAMPAK STRATEGI KOPING PADA CUSTOMER SATISFACTION DI INSTALASI FARMASI RAJAL RSUD KRATON PEKALONGAN
Description:
Proses menunggu obat di Instalasi Farmasi Rawat Jalan sering membuat pasien merasa tidak nyaman, stress, cemas, dan gelisah.
Waktu tunggu yang terlalu lama, antrean yang tidak jelas, kurangnya informasi mengenai proses pelayanan, serta kondisi ruangan yang padat bisa memengaruhi suasana hati pasien.
Kondisi ini berdampak besar pada tingkat kepuasan pasien yang menjadi perhatian utama manajemen dalam meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit.
Kepuasan pasien diukur menggunakan metode Serqual pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari strategi koping terhadap Customer Satisfaction di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSUD Kraton Pekalongan.
Penelitian kualitatif menggunakan metode survei untuk mengukur indeks kepuasan pasien di Instalasi Farmasi Rawat Jalan dengan instrumen servqual kuisioner setelah penerapan strategi koping.
Populasi penelitian mencakup seluruh pasien yang menggunakan layanan di Instalasi Farmasi Rawat Jalan, sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 100 responden pasien.
Teknik analisis data dengan statistik frequency untuk mengetahui sebaran data dan suasana jawaban responden.
Hasil menelitian menunjukkan penerapan strategi koping untuk memperkecil rasa stres pasien saat menunggu obat, hasil Customer Satisfaction menunjukkan bahwa masih ada 16,40% pasien yang tidak puas dengan pelayanan farmasi.
Hal ini menunjukkan bahwa strategi koping yang digunakan belum bisa mengatasi semua penyebab ketidakpuasan.
Analisis dimensi kepuasan menunjukkan bahwa dimensi Jaminan (Assurance) memiliki persentase kepuasan terendah, diikuti oleh dimensi Empati, Daya Tanggap (Responsiveness), dan Bukti Fisik (Tangibles).
Dimensi Keandalan (Reliability) memiliki capaian tertinggi dengan nilai 94%, artinya pasien umumnya merasa pelayanan farmasi konsisten, akurat, dan bisa dipercaya dalam proses penyerahan obat.
Kinerja yang baik pada aspek ini menunjukkan bahwa proses teknis pelayanan, seperti ketepatan pengambilan obat dan kejelasan informasi.
Nilai rendah pada dimensi Jaminan dan Empati menunjukkan bahwa strategi koping yang digunakan belum bisa meningkatkan rasa aman, kepercayaan, dan kenyamanan pasien saat menunggu obat secara keseluruhan.
Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pelayanan farmasi telah memenuhi harapan pasien dengan penerapan strategi koping sebesar 83,60%.
Evaluasi terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mengurangi keluhan serta rasa tidak nyaman saat menunggu di masa depan, melalui peningkatan sarana dan prasarana pendukung.
.
Related Results
Manajemen Logistik Obat di Instalasi Farmasi RSKB Halmaera Siaga Kota Bandung
Manajemen Logistik Obat di Instalasi Farmasi RSKB Halmaera Siaga Kota Bandung
Abstrak - Pemantauan ketersediaan obat memerlukan data dan informasi yang lengkap dan akurat mulai dari Instalasi Farmasi. Apalagi dengan diterapkannya program BPJS Ketenagakerjaa...
POTENSI DAN KELAYAKAN PENGEMBANGAN INSTALASI GIZI RSUD ARIFIN ACHMAD MENJADI PROFIT CENTER
POTENSI DAN KELAYAKAN PENGEMBANGAN INSTALASI GIZI RSUD ARIFIN ACHMAD MENJADI PROFIT CENTER
The development of dietary catering for outpatients is an opportunity to be one of the hospital profits centers. The study objective was to analyze the potential and the feasibilit...
CUSTOMER VALUE PERFORMANCE, SATISFACTION AND RELATIONAL MARKETING ON PRIORITY CUSTOMER LOYALTY ( Case study of Bank ABC Surabaya Cendana Main Branch Office)
CUSTOMER VALUE PERFORMANCE, SATISFACTION AND RELATIONAL MARKETING ON PRIORITY CUSTOMER LOYALTY ( Case study of Bank ABC Surabaya Cendana Main Branch Office)
Banking is a service industry that is very important in advancing the economy of a country. The purpose of this study is to determine whether there is an effect of variable custome...
ANALYSIS OF THE EFFECT OF DIGITAL CUSTOMER EXPERIENCE ON CUSTOMER LOYALTY THROUGH EMOTIONAL MARKETING AND CUSTOMER SATISFACTION FOR INDIHOME CUSTOMERS
ANALYSIS OF THE EFFECT OF DIGITAL CUSTOMER EXPERIENCE ON CUSTOMER LOYALTY THROUGH EMOTIONAL MARKETING AND CUSTOMER SATISFACTION FOR INDIHOME CUSTOMERS
Some of the conclusions obtained from this research are as follows following: Digital customer experiencesignificantly influence customer satisfaction. This shows that the greater ...
The Impact of Customer Service Quality on Customer Satisfaction: A study on Bangladeshi Banks
The Impact of Customer Service Quality on Customer Satisfaction: A study on Bangladeshi Banks
Abstract
This research study examines the impact of customer service quality on customer satisfaction at Bangladeshi Banks. The study aimed to fill existing gaps in underst...
Pengaruh Pelayanan ATM BNI Terhadap Tingkat Kepuasan Nasabah
Pengaruh Pelayanan ATM BNI Terhadap Tingkat Kepuasan Nasabah
The problems faced in this study include (1) How does BNI ATM service influence in terms of direct evidence (tangibles) on the level of customer satisfaction at BNI Tasikmalaya Bra...
Hubungan mekanisme koping dengan burnout pada perawat
Hubungan mekanisme koping dengan burnout pada perawat
Background: High workload for a long period of time, the risk of contracting diseases from patients, uncomfortable workplaces, lack of time to complete tasks, and ineffective copin...

