Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Penyuluhan Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut Terhadap Angka Debris

View through CrossRef
Pendahuluan : Penyuluhan merupakan kegiatan penambahan pengetahuan yang diperuntukkan bagi masyarakat melalui penyebaran pesan yang bertujuan untuk mencapai tujuan hidup sehat dengan cara mempengaruhi perilaku masyarakat baik itu secara individu ataupun kelompok. Kebersihan gigi dan mulut adalah keadaan di mana rongga mulut bersih dari plak, debris, dan stain yang dapat menimbulkan berbagai penyakit gigi dan mulut. Angka debris siswa kelas IV dan V SD Hidayatul Mustaqim Surabaya mencapai nilai 2,17 dengan kategori buruk. Keadaan ini kemungkinan disebabkan pengetahuan siswa. Upaya peningkatan pengetahuan siswa melalui penyuluhan tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut terhadap angka debris siswa kelas IV dan V SD Hidayatul Mustaqim Surabaya. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi experiment. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan melakukan pemeriksaan gigi pada responden. Teknik analisa data yang digunakan adalah Paired sample T test. Hasil : Rata-rata angka debris sebelum penyuluhan yaitu 2,17 masuk dalam kategori buruk, sedangkan rata-rata angka debris sesudah penyuluhan yaitu 1,36 masuk dalam kategori sedang. Hasil analisa data menunjukkan bahwa ada pengaruh pengetahuan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut terhadap angka debris siswa kelas IV dan V SD Hidayatul Mustaqim Surabaya (p=0,000, p<0,05). Kesimpulan : Ada pengaruh penyuluhan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut terhadap angka debris siswa kelas IV dan V SD Hidayatul Mustaqim Surabaya tahun 2017.   Kata Kunci : penyuluhan; pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut; debris index.
Title: Pengaruh Penyuluhan Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut Terhadap Angka Debris
Description:
Pendahuluan : Penyuluhan merupakan kegiatan penambahan pengetahuan yang diperuntukkan bagi masyarakat melalui penyebaran pesan yang bertujuan untuk mencapai tujuan hidup sehat dengan cara mempengaruhi perilaku masyarakat baik itu secara individu ataupun kelompok.
Kebersihan gigi dan mulut adalah keadaan di mana rongga mulut bersih dari plak, debris, dan stain yang dapat menimbulkan berbagai penyakit gigi dan mulut.
Angka debris siswa kelas IV dan V SD Hidayatul Mustaqim Surabaya mencapai nilai 2,17 dengan kategori buruk.
Keadaan ini kemungkinan disebabkan pengetahuan siswa.
Upaya peningkatan pengetahuan siswa melalui penyuluhan tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut.
Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut terhadap angka debris siswa kelas IV dan V SD Hidayatul Mustaqim Surabaya.
Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian quasi experiment.
Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan melakukan pemeriksaan gigi pada responden.
Teknik analisa data yang digunakan adalah Paired sample T test.
Hasil : Rata-rata angka debris sebelum penyuluhan yaitu 2,17 masuk dalam kategori buruk, sedangkan rata-rata angka debris sesudah penyuluhan yaitu 1,36 masuk dalam kategori sedang.
Hasil analisa data menunjukkan bahwa ada pengaruh pengetahuan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut terhadap angka debris siswa kelas IV dan V SD Hidayatul Mustaqim Surabaya (p=0,000, p<0,05).
Kesimpulan : Ada pengaruh penyuluhan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut terhadap angka debris siswa kelas IV dan V SD Hidayatul Mustaqim Surabaya tahun 2017.
  Kata Kunci : penyuluhan; pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut; debris index.

Related Results

HUBUNGAN POLA MENYIKAT GIGI DENGAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR
HUBUNGAN POLA MENYIKAT GIGI DENGAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR
 ABSTRAK:  Menyikat gigi secara baik dan benar merupakan faktor yang penting untuk pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Keberhasilan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut juga di...
PERAN KADER SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR SDN Sukolilo 250 Surabaya
PERAN KADER SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR SDN Sukolilo 250 Surabaya
Kesehatan gigi dan mulut merupakan suatu hal yang penting, maka usaha perawatan kesehatan gigi dan mulut perlu dibina sejak dini. Target atau sasaran pendidikan kesehatan dan pelay...
GAMBARAN STATUS KARIES DAN POLA PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA MAHASISWA ASAL TERNATE DI MANADO
GAMBARAN STATUS KARIES DAN POLA PEMELIHARAAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA MAHASISWA ASAL TERNATE DI MANADO
Abstract: Caries status is a condition that describes a person's caries experience index is calculated by DMF-T (Decayed missing  filling theeth). Cariogenic food eating habits is ...
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Abstract: Tooth loss can occur due to various causes including caries and periodontal disease. Dental clerkship students are expected to have a good level of understanding of denta...
Tingkat Kesadaran Pemeliharaan Kesehatan Rongga Mulut pada Anak Sekolah Dasar
Tingkat Kesadaran Pemeliharaan Kesehatan Rongga Mulut pada Anak Sekolah Dasar
Abstract: Dental and oral health in children is more vulnerable than in adults due to the progressive severity of disease in children. Awareness to maintain dental and oral health ...
Upaya Pencegahan Karies Gigi Menggunakan dengan Skrining dan Demontrasi Sikat Gigit Pada Kelompok Anak Sekolah
Upaya Pencegahan Karies Gigi Menggunakan dengan Skrining dan Demontrasi Sikat Gigit Pada Kelompok Anak Sekolah
Kesehatan mulut di Indonesia masih perlu diperhatikan terutama pada kelompok anak usia sekolah dimana prevalensi karies gigi sangat tinggi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan un...

Back to Top