Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perancangan Kawasan Perdagangan dan Jasa Koridor Jalan Sultan Agung Bandar Lampung

View through CrossRef
Abstract. Bandar Lampung City has a strategic position as the gateway to Sumatra, functioning as a transit area between Sumatra Island and Java Island. This supports the growth and development of Bandar Lampung as a trade and service center, so that it is designated as a National Activity Center (PKN) in accordance with Article 10 letter a of Lampung Province Regional Regulation Number 12 of 2019 concerning the Lampung Province Spatial Plan. PKN in Bandar Lampung aims to serve the Province, Southern Sumatra, national and international regions. However, the existing condition of the Sultan Agung road corridor is still not well organized, facing problems such as the absence of pedestrian paths, minimal roadside vegetation, less organized building facades, uneven street lighting, and lack of parking lots. This research aims to identify the characteristics of the Sultan Agung road corridor and develop the design of the trade and service area in the corridor. The methodology used is a mixed method approach, analysis of the area and planning area, and analysis of community-based development. The results of the research are expected to be in the form of formulation and development of design and investment plans in the planning area. Abstrak. Kota Bandar Lampung memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Sumatera, berfungsi sebagai daerah transit antara Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Hal ini mendukung pertumbuhan dan pengembangan Bandar Lampung sebagai pusat perdagangan dan jasa, sehingga ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) sesuai dengan Pasal 10 huruf a Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 12 Tahun 2019 tentang RTRW Provinsi Lampung. PKN di Bandar Lampung bertujuan melayani wilayah Provinsi, Sumatera Bagian Selatan, nasional, dan internasional. Namun, kondisi eksisting koridor jalan Sultan Agung masih belum tertata baik, menghadapi masalah seperti tidak adanya jalur pedestrian, vegetasi tepi jalan minim, fasad bangunan kurang tertata, penerangan jalan tidak merata, serta kurangnya tempat parkir. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik koridor jalan Sultan Agung dan menyusun perancangan kawasan perdagangan dan jasa di koridor tersebut. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan mix method, analisis kawasan dan wilayah perencanaan, serta analisis pengembangan berbasis peran masyarakat (community- based development). Hasil penelitian diharapkan berupa rumusan dan pengembangan perancangan serta rencana investasi pada kawasan perencanaan. .
Title: Perancangan Kawasan Perdagangan dan Jasa Koridor Jalan Sultan Agung Bandar Lampung
Description:
Abstract.
 Bandar Lampung City has a strategic position as the gateway to Sumatra, functioning as a transit area between Sumatra Island and Java Island.
This supports the growth and development of Bandar Lampung as a trade and service center, so that it is designated as a National Activity Center (PKN) in accordance with Article 10 letter a of Lampung Province Regional Regulation Number 12 of 2019 concerning the Lampung Province Spatial Plan.
PKN in Bandar Lampung aims to serve the Province, Southern Sumatra, national and international regions.
However, the existing condition of the Sultan Agung road corridor is still not well organized, facing problems such as the absence of pedestrian paths, minimal roadside vegetation, less organized building facades, uneven street lighting, and lack of parking lots.
This research aims to identify the characteristics of the Sultan Agung road corridor and develop the design of the trade and service area in the corridor.
The methodology used is a mixed method approach, analysis of the area and planning area, and analysis of community-based development.
The results of the research are expected to be in the form of formulation and development of design and investment plans in the planning area.
Abstrak.
 Kota Bandar Lampung memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Sumatera, berfungsi sebagai daerah transit antara Pulau Sumatera dan Pulau Jawa.
Hal ini mendukung pertumbuhan dan pengembangan Bandar Lampung sebagai pusat perdagangan dan jasa, sehingga ditetapkan sebagai Pusat Kegiatan Nasional (PKN) sesuai dengan Pasal 10 huruf a Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 12 Tahun 2019 tentang RTRW Provinsi Lampung.
PKN di Bandar Lampung bertujuan melayani wilayah Provinsi, Sumatera Bagian Selatan, nasional, dan internasional.
Namun, kondisi eksisting koridor jalan Sultan Agung masih belum tertata baik, menghadapi masalah seperti tidak adanya jalur pedestrian, vegetasi tepi jalan minim, fasad bangunan kurang tertata, penerangan jalan tidak merata, serta kurangnya tempat parkir.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik koridor jalan Sultan Agung dan menyusun perancangan kawasan perdagangan dan jasa di koridor tersebut.
Metodologi yang digunakan adalah pendekatan mix method, analisis kawasan dan wilayah perencanaan, serta analisis pengembangan berbasis peran masyarakat (community- based development).
Hasil penelitian diharapkan berupa rumusan dan pengembangan perancangan serta rencana investasi pada kawasan perencanaan.
.

Related Results

Penjual Obat Cytotec Di Bandar Lampung ( Wa 085268881116 ) Apotik Jual Obat Cytotec Aborsi Di Bandar Lampung
Penjual Obat Cytotec Di Bandar Lampung ( Wa 085268881116 ) Apotik Jual Obat Cytotec Aborsi Di Bandar Lampung
Jual Obat Aborsi Di Bandar Lampung, Jual Cytotec Bandar Lampung, Penjual Obat Cytotec Bandar Lampung, Jual Obat Aborsi Bandar Lampung, Obat Penggugur Kandungan Di Bandar Lampung, O...
Penentuan Lokasi Potensial dan Arahan Pengembangan Kawasan Perdagangan Secara Berkelanjutan Di Kota Masamba
Penentuan Lokasi Potensial dan Arahan Pengembangan Kawasan Perdagangan Secara Berkelanjutan Di Kota Masamba
Perkembangan perdagangan dan jasa di Kawasan Perkotaan Masamba membentuk pola linier pada jalan-jalan utama. Di samping itu, pada kawasan transisi dan kawasan pinggiran perdagangan...
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
Jalur hijau kota Pekanbaru didominasi penanaman pohon dengan berbagai macam bentuk tajuk dan juga penanaman perdu dan penutup tanah dengan berbagai macam pola. Evaluasi terhadap ta...
VISUALISASI KEMASAN KERIPIK PISANG ANEKA SEBAGAI KULINER KHAS LAMPUNG
VISUALISASI KEMASAN KERIPIK PISANG ANEKA SEBAGAI KULINER KHAS LAMPUNG
<p>Lampung merupakan provinsi yang terletak di ujung timur pulau Sumatera. Lampung juga dilalui oleh jalur lintas Sumatera yang memiliki efek langsung terhadap perekonomian m...
Koridor Karangwangi Sebagai ‘Main Street’ Kota Cirebon
Koridor Karangwangi Sebagai ‘Main Street’ Kota Cirebon
AbstrakKoridor Karangwangi adalah salah satu Jalan protokol di kota Cirebon,yang merupakan gabungan dari 2(dua) ruas Jalan , yaitu Jalan Karanggetas dan Jalan Siliwangi. Koridor Ka...

Back to Top