Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Transformasi Spasial Homestay di Desa Wisata, Kabupaten Subang

View through CrossRef
Homestay menjadi pilihan akomodasi yang populer di desa wisata terutama di desa Cibeusi dan Nagrak, yang menyediakan fasilitas yang nyaman dan lengkap, dikelola langsung oleh penduduk lokal dan memungkinkan pengunjung untuk berinteraksi langsung dengan penduduk lokal. Homestay akan mengalami transformasi dari segi kualitas spasial juga visual untuk bersaing dalam pasar wisata. Transformasi ini dapat berupa transformasi dimensi, penambahan, pengurangan, penggabungan, dan organisasi, di mana terlihat melalui skalanya, unsur bangunan, faktor eksternal, juga bentuk bangunan. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi transformasi spasial homestay di desa wisata, dengan lingkup lokasi di desa Cibeusi dan Nagrak, dan faktor pendorong yang mempengaruhi transformasi tersebut. Penelitian ini mengadopsi metode kualitatif deskriptif, di mana data diambil melalui observasi peneliti, dokumentasi berupa foto, dan wawancara mendalam dengan pengelola dari tiga homestay yang dipilih berdasarkan metode purposive sampling.  Hasil penelitian yang didapatkan yaitu transformasi dari setiap bangunan yang terjadi dalam beberapa tahap, yaitu dari gambar bangunan, orientasi bangunan, area terbuka, material, dan penambahan ruang. Selain itu, faktor pendorong terjadinya transformasi tersebut adalah meningkatkan kualitas homestay dengan cara meningkatkan kenyamanan sehingga menarik minat wisatawan atau pengunjung. Hal itu merupakan inisiatif pemilik homestay dan permintaan yang datang secara langsung maupun tidak langsung dari pengunjung Desa Cibeusi dan Nagrak.
Title: Transformasi Spasial Homestay di Desa Wisata, Kabupaten Subang
Description:
Homestay menjadi pilihan akomodasi yang populer di desa wisata terutama di desa Cibeusi dan Nagrak, yang menyediakan fasilitas yang nyaman dan lengkap, dikelola langsung oleh penduduk lokal dan memungkinkan pengunjung untuk berinteraksi langsung dengan penduduk lokal.
Homestay akan mengalami transformasi dari segi kualitas spasial juga visual untuk bersaing dalam pasar wisata.
Transformasi ini dapat berupa transformasi dimensi, penambahan, pengurangan, penggabungan, dan organisasi, di mana terlihat melalui skalanya, unsur bangunan, faktor eksternal, juga bentuk bangunan.
Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi transformasi spasial homestay di desa wisata, dengan lingkup lokasi di desa Cibeusi dan Nagrak, dan faktor pendorong yang mempengaruhi transformasi tersebut.
Penelitian ini mengadopsi metode kualitatif deskriptif, di mana data diambil melalui observasi peneliti, dokumentasi berupa foto, dan wawancara mendalam dengan pengelola dari tiga homestay yang dipilih berdasarkan metode purposive sampling.
 Hasil penelitian yang didapatkan yaitu transformasi dari setiap bangunan yang terjadi dalam beberapa tahap, yaitu dari gambar bangunan, orientasi bangunan, area terbuka, material, dan penambahan ruang.
Selain itu, faktor pendorong terjadinya transformasi tersebut adalah meningkatkan kualitas homestay dengan cara meningkatkan kenyamanan sehingga menarik minat wisatawan atau pengunjung.
Hal itu merupakan inisiatif pemilik homestay dan permintaan yang datang secara langsung maupun tidak langsung dari pengunjung Desa Cibeusi dan Nagrak.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENGLIBATAN KOMUNITI DALAM PROGRAM HOMESTAY BERASASKAN EKOPELANCONGAN: KAJIAN KES DI KAMPUNG SERI SERBANG BONGAWAN, PAPAR, SABAH.
PENGLIBATAN KOMUNITI DALAM PROGRAM HOMESTAY BERASASKAN EKOPELANCONGAN: KAJIAN KES DI KAMPUNG SERI SERBANG BONGAWAN, PAPAR, SABAH.
ABSTRACT The ecotourism-based homestay program is often associated with the involvement of rural communities as the main driver of developing rural tourism. However, in the e...
Peningkatan Kapasitas Masyarakat Lokal Dalam Pemasaran Produk Wisata Dan Pengelolaan Homestay Di Desa Wisata Sidan
Peningkatan Kapasitas Masyarakat Lokal Dalam Pemasaran Produk Wisata Dan Pengelolaan Homestay Di Desa Wisata Sidan
Abstrak Desa Wisata Sidan sebagai desa wisata dampingan Program Studi Destinasi Pariwisata telah menunjukkan eksistensinya dalam  tahapan pengembangan desa wisata. Melalui kegiata...
IDENTIFIKASI HOMESTAY DESA WISATA EDUKASI CISAAT JAWA BARAT
IDENTIFIKASI HOMESTAY DESA WISATA EDUKASI CISAAT JAWA BARAT
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi homestay berdasarkan Asean homestay standard untuk menggolongkan tipe homestay di Desa Wisata Edukasi Cisaat Subang Jawa Barat. Penelitian...
Upaya Peningkatan Fasilitas Wisata di Desa Wisata Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang
Upaya Peningkatan Fasilitas Wisata di Desa Wisata Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang
Modern lifestyle trends have significantly increased public interest in travel, driving a rise in tourist visits to both regional and international destinations. This growing deman...
Pemetaan Kriteria Homestay di Desa Wisata Banyuwangi Melalui Penerapan ASEAN Homestay Standard
Pemetaan Kriteria Homestay di Desa Wisata Banyuwangi Melalui Penerapan ASEAN Homestay Standard
Homestay adalah suatu usaha akomodasi yang menawarkan penyewaan kamar yang disediakan oleh penduduk setempat untuk disewa oleh wisatawan atau tamu dalam jangka waktu tertentu. Deng...
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Inovasi Model Komunikasi Digital Desa Wisata dalam Pengembangan Kapasitas Pelaku Wisata di Kabupaten Bogor
Kapasitas pelaku desa wisata di Indonesia umumnya masih rendah terutama para pelaku wisata di desa wisata. Rendahnya kapasitas tersebut dapat dilihat dari pelaku desa wisata yang b...
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN EKONOMI DESA PANTAI KABUPATEN SUBANG
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN EKONOMI DESA PANTAI KABUPATEN SUBANG
Kabupaten Subang merupakan kabupaten yang memiliki panjang garis pantai sekitar 68km di daerah Pantai Utara dan luas area pertambakan sebesar 10.000 ha, merupakan potensiuntuk peng...

Back to Top