Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Resistensi Antibiotik Pada Pasien Sepsis dan COVID-19 : Literatur Review
View through CrossRef
Pendahuluan: Penyakit COVID-19 yang disertai infeksi sekunder seperti sepsis harus segera ditangani dengan pemberian antibiotik yang sesuai dengan kondisi pasien untuk memulihkan hemodinamik pasien. Penggunaan antibiotik yang berlebihan, tidak tepat, dan tidak sesuai aturan pakai dapat menyebabkan resistensi antibiotik sehingga meningkatkan keparahan penyakit, terjadinya komplikasi, dan mortalitas.Tujuan Penelitian tinjauan pustaka ini bertujuan untuk mengetahui hubungan resistensi antibiotik yang diterapkan pada pasien sepsis dan COVID-19. Metode: Penelitian ini menggunakan dengan metode literature review dengan menggunakan data primer dan sekunder yang didapatkan. Database yang digunakan dalam pencarian jurnal ini yaitu Google scholar, Science direct, MDPI, Elsevier, NCBI, Springer, Taylor and Francis, Oxford Academic, Higher Press, dengan berdasarkan criteria inklusi.Hasil: Dalam pengumpulan data, ke-5 jurnal disaring dan dianalisis lebih detail untuk dimasukkan ke dalam tabel PICO (Population, Intervention, Comparison, dan Outcome) kemudian diambil kesimpulan dari masing-masing jurnal. Pasien yang mengalami COVID-19 di ICU/HCU mungkin berisiko mengalami infeksi sekunder, terutama sepsis. Kondisi ini memerlukan penanganan segera dengan antibiotik yang tepat. Antibiotik yang digunakan secara empiris atau deeskalasi mungkin berisiko. Variasi penggunaan antibiotik menimbulkan risiko resistensi. Kesimpulan: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa resistensi antibiotik terjadi pada pasien COVID-19 dan sepsis terjadi akibat penggunaan antibiotik yang tidak tepat, dan penggunaan antibiotik yang berlebihan. Adanya penyakit penyerta dan penyakit penyerta, selain lingkungan perawatan pasien yang intensif.
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Title: Hubungan Resistensi Antibiotik Pada Pasien Sepsis dan COVID-19 : Literatur Review
Description:
Pendahuluan: Penyakit COVID-19 yang disertai infeksi sekunder seperti sepsis harus segera ditangani dengan pemberian antibiotik yang sesuai dengan kondisi pasien untuk memulihkan hemodinamik pasien.
Penggunaan antibiotik yang berlebihan, tidak tepat, dan tidak sesuai aturan pakai dapat menyebabkan resistensi antibiotik sehingga meningkatkan keparahan penyakit, terjadinya komplikasi, dan mortalitas.
Tujuan Penelitian tinjauan pustaka ini bertujuan untuk mengetahui hubungan resistensi antibiotik yang diterapkan pada pasien sepsis dan COVID-19.
Metode: Penelitian ini menggunakan dengan metode literature review dengan menggunakan data primer dan sekunder yang didapatkan.
Database yang digunakan dalam pencarian jurnal ini yaitu Google scholar, Science direct, MDPI, Elsevier, NCBI, Springer, Taylor and Francis, Oxford Academic, Higher Press, dengan berdasarkan criteria inklusi.
Hasil: Dalam pengumpulan data, ke-5 jurnal disaring dan dianalisis lebih detail untuk dimasukkan ke dalam tabel PICO (Population, Intervention, Comparison, dan Outcome) kemudian diambil kesimpulan dari masing-masing jurnal.
Pasien yang mengalami COVID-19 di ICU/HCU mungkin berisiko mengalami infeksi sekunder, terutama sepsis.
Kondisi ini memerlukan penanganan segera dengan antibiotik yang tepat.
Antibiotik yang digunakan secara empiris atau deeskalasi mungkin berisiko.
Variasi penggunaan antibiotik menimbulkan risiko resistensi.
Kesimpulan: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa resistensi antibiotik terjadi pada pasien COVID-19 dan sepsis terjadi akibat penggunaan antibiotik yang tidak tepat, dan penggunaan antibiotik yang berlebihan.
Adanya penyakit penyerta dan penyakit penyerta, selain lingkungan perawatan pasien yang intensif.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN RAWAT JALAN DIARE AKUT BALITA DI RS X TAHUN 2022
RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN RAWAT JALAN DIARE AKUT BALITA DI RS X TAHUN 2022
Penyebab kematian nomor dua pada balita adalah diare. Pemberian antibiotik pada diare harus sesuai dengan indikasi. Resistensi antibiotik dapat terjadi jika penggunaan antibiotik ...
Penilaian Pengetahuan, Persepsi Dan Kepercayaan Masyarakat Kota Medan Terhadap Penggunaan Antibiotik
Penilaian Pengetahuan, Persepsi Dan Kepercayaan Masyarakat Kota Medan Terhadap Penggunaan Antibiotik
Antibiotik merupakan salah satu jenis obat yang sering digunakan dalam pengobatan penyakit. Resistensi terhadap antibiotik menjadi masalah besar diseluruh dunia. Resistensi terhada...
Efektifitas Antibiotik pada Pasien Ulkus Kaki Diabetik
Efektifitas Antibiotik pada Pasien Ulkus Kaki Diabetik
Pasien Infeksi ulkus kaki diabetik memerlukan penggunaan antibiotik, antibiotik yang sering digunakan mempunyai sensitifitas rendah dan beberapa pasien pada penggunaannya dalam kea...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
Prevalence of Sepsis in Hematopoietic Stem Cell Transplant Recipients: Organism-Specific Analysis
Prevalence of Sepsis in Hematopoietic Stem Cell Transplant Recipients: Organism-Specific Analysis
Introduction:
Patients who undergo hematopoietic stem cell transplants are at a high risk of infection. With the emergence of multidrug-resistant organisms (MDR),...
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Berdasarkan Metode ATC/DDD dan DU 90% di Puskesmas Koni dan Puskesmas Tanjung Pinang Kota Jambi Periode 2017- 2018
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Berdasarkan Metode ATC/DDD dan DU 90% di Puskesmas Koni dan Puskesmas Tanjung Pinang Kota Jambi Periode 2017- 2018
Antibiotik adalah obat yang digunakan untuk membunuh bakteri. Penggunaan antibiotik haruslah terkontrol dan sesuai resep dokter karena jika digunakan sembarangn dapat menyeb...

