Javascript must be enabled to continue!
PROFIL KEMAMPUAN ABSTRAKSI REFLEKTIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI DITINJAU DARI GAYA BELAJAR
View through CrossRef
Abstraksi reflektif ialah kegiatan penataan kembali secara vertikal konsep matematika yang baru dari konsep matematika yang telah tuntas dipelajari sebelumnya saat kegiatan pembelajaran. Kemampuan abstraksi sangat diperlukan dalam proses pemecahan masalah. Cara siswa untuk menerima informasi yang baru dan proses yang digunakan untuk belajar disebut dengan gaya belajar. Gaya belajar seorang siswa memiliki keterkaitan terhadap kemampuan abstraksinya sementara terdapat tiga tingkatan abstraksi yang salah satunya merupakan abstraksi reflektif, maka dari itu gaya belajar juga mempengaruhi asbtraksi reflektif siswa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kemampuan abstraksi reflektif siswa dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik dalam menyelesaikan suatu masalah geometri. Subjek dari penelitian ini merupakan tiga siswa kelas IX yang masing-masing memenuhi gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti, dan instruman pendukung dalam penelitian ini adalah angket gaya belajar, tes kemampuan abstraksi reflektif dalam menyelesaikan masalah geometri, dan pedoman wawancara. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah materi luas tembereng dan juring lingkaran. Hasil yang didapatkan adalah siswa dengan gaya belajar visual dan kinestetik mampu memenuhi semua level kemampuan abstraksi reflektif. Siswa dengan gaya belajar auditori memenuhi semua level kemampuan abstraksi reflektif, namun terdapat kekurangan pada salah satu indikator yaitu menemukan alternatif strategi yang lain untuk menyelesaikan permasalahan. Oleh karena itu, guru diharapkan dapat melatih siswa dengan soal-soal pemecahan masalah yang memiliki tingkat abstraksi reflektif lebih tinggi sehingga dapat meningkatkan kemampuan abstraksi reflektif siswa, serta guru diharapkan dapat membiasakan mengajar dengan model pembelajaran yang beragam karena siswa memiliki gaya belajar yang berbeda-beda.
Kata Kunci: Abstraksi Reflektif, Pemecahan Masalah, Gaya Belajar.
Title: PROFIL KEMAMPUAN ABSTRAKSI REFLEKTIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI DITINJAU DARI GAYA BELAJAR
Description:
Abstraksi reflektif ialah kegiatan penataan kembali secara vertikal konsep matematika yang baru dari konsep matematika yang telah tuntas dipelajari sebelumnya saat kegiatan pembelajaran.
Kemampuan abstraksi sangat diperlukan dalam proses pemecahan masalah.
Cara siswa untuk menerima informasi yang baru dan proses yang digunakan untuk belajar disebut dengan gaya belajar.
Gaya belajar seorang siswa memiliki keterkaitan terhadap kemampuan abstraksinya sementara terdapat tiga tingkatan abstraksi yang salah satunya merupakan abstraksi reflektif, maka dari itu gaya belajar juga mempengaruhi asbtraksi reflektif siswa.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan tentang kemampuan abstraksi reflektif siswa dengan gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik dalam menyelesaikan suatu masalah geometri.
Subjek dari penelitian ini merupakan tiga siswa kelas IX yang masing-masing memenuhi gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik.
Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti, dan instruman pendukung dalam penelitian ini adalah angket gaya belajar, tes kemampuan abstraksi reflektif dalam menyelesaikan masalah geometri, dan pedoman wawancara.
Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah materi luas tembereng dan juring lingkaran.
Hasil yang didapatkan adalah siswa dengan gaya belajar visual dan kinestetik mampu memenuhi semua level kemampuan abstraksi reflektif.
Siswa dengan gaya belajar auditori memenuhi semua level kemampuan abstraksi reflektif, namun terdapat kekurangan pada salah satu indikator yaitu menemukan alternatif strategi yang lain untuk menyelesaikan permasalahan.
Oleh karena itu, guru diharapkan dapat melatih siswa dengan soal-soal pemecahan masalah yang memiliki tingkat abstraksi reflektif lebih tinggi sehingga dapat meningkatkan kemampuan abstraksi reflektif siswa, serta guru diharapkan dapat membiasakan mengajar dengan model pembelajaran yang beragam karena siswa memiliki gaya belajar yang berbeda-beda.
Kata Kunci: Abstraksi Reflektif, Pemecahan Masalah, Gaya Belajar.
Related Results
DIAGNOSTIK KESULITAN DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTEKSTUAL DITINJAU DARI GAYA BELAJAR PADA SISWA KELAS IV MI MA’ARIF POLOREJO
DIAGNOSTIK KESULITAN DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTEKSTUAL DITINJAU DARI GAYA BELAJAR PADA SISWA KELAS IV MI MA’ARIF POLOREJO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar untuk siswa yang bergaya belajar visual, auditori, dan kinestetik dalam menyelesaikan masalah kontektual, perbedaan kesu...
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Aritmetika Sosial Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Materi Aritmetika Sosial Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah pada materi aritmetika sosial siswa ditinjau dari gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelit...
MENGATASI KESULITAN BELAJAR DENGAN MEMAHAMI GAYA BELAJAR
MENGATASI KESULITAN BELAJAR DENGAN MEMAHAMI GAYA BELAJAR
Dalam proses pendidikan, setiap individu memiliki gaya belajar sendiri. Gaya belajar bisa dikatakan kecenderungan seseorang untuk mengadaptasi suatu strategi belajar tertentu denga...
Pengaruh Fasilitas Belajar dan Motivasi Belajar terhadap Kedisiplinan Belajar Siswa
Pengaruh Fasilitas Belajar dan Motivasi Belajar terhadap Kedisiplinan Belajar Siswa
Kedisiplinan dalam proses pendidikan sangat diperlukan karena bukan hanya untuk menjaga kondisi suasana belajar dan mengajar dengan lancar tetapi juga untuk menciptakan pribadi yan...
Analisis Kesalahan Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi SPLTV Berdasarkan Kriteria Watson Ditinjau dari Gaya Belajar
Analisis Kesalahan Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi SPLTV Berdasarkan Kriteria Watson Ditinjau dari Gaya Belajar
Siswa yang kesulitan dalam menyelesaikankan soal cerita matematika seringkali melakukan kesalahan saat menyelesaikannya. Perbedaan gaya belajar siswa dapat berdampak pada kemampuan...
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTEKSTUAL DITINJAU DARI GAYA BELAJAR
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTEKSTUAL DITINJAU DARI GAYA BELAJAR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa dengan gaya belajar visual, Aural/Auditori, read-write, konestetik dalam menyelesaikan soal kontekstual. Metode yang dig...
PROFIL KOMUNIKASI MATEMATIKA TULIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT DAN FIELD INDEPENDENT
PROFIL KOMUNIKASI MATEMATIKA TULIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT DAN FIELD INDEPENDENT
Kompetensi komunikasi siswa haruslah menjadi fokus utama guru karena termasuk dalam salah satu tujuan kurikulum 2013 dalam pembelajaran matematika. Komunikasi berperan penting dala...
GAYA MENGAJAR OTORITER DAN DEMOKRATIS TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA BEBAS
GAYA MENGAJAR OTORITER DAN DEMOKRATIS TERHADAP HASIL BELAJAR RENANG GAYA BEBAS
Permasalahan yang diungkapkan dalam penelitian ini adalah : 1) apakah ada pengaruh signifikan gaya mengajar otoriter terhadap hasil belajar renang gaya bebas. 2) apakah ada pengaru...

