Javascript must be enabled to continue!
EDUKASI MENGENAI AKTIVITAS FISIK UNTUK KENDALIKAN OBESITAS PADA PRA-LANSIA DAN LANSIA DENGAN MEDIA BOOKLET
View through CrossRef
Obesity is one of the nutritional problems in Indonesia. The prevalence of central obesity for the elderly in Indonesia is 18.8% in the 55-64 year age group, 23.1% in the 65-74 age group, 18.9% in the 65-74 age group, and the >75 year age group. 15.8%. This community service aims to reduce the prevalence of obesity through increasing pre-elderly and elderly knowledge about physical activity. The activity was carried out offline after routine elderly gymnastics activities on Friday morning at UPTD Cinere Health Center. The series of community service activities include opening, filling out pre-tests, giving booklets and material presentations, discussions, filling out post-tests and media feasibility tests, closing, and giving thanks. The results of the educational program intervention, the level of knowledge of the pre-elderly and the elderly regarding the knowledge of physical activity to control obesity increased based on the Wilcoxon test (p=0.000). and good (46.7%%) and after intervention (post-test): less (0%), sufficient (0%), and good (100%). The content validity test results using the Content Validity Ratio which includes coloring, typeface, font size, and pictures on the booklet are said to be valid because all items reach the critical value with 30 validators, namely 0.333. From that result, the media is said to be valid as an intervention medium in terms of presentation as material that can be implemented in people's daily lives, especially pre-elderly and elderly people in the UPTD Cinere Health Center
ABSTRAK:
Masalah gizi di Indonesia yang menjadi salah satu perhatian yaitu obesitas. Prevalensi obesitas sentral untuk lansia di Indonesia yaitu pada kelompok usia 55-64 tahun sebesar 18,8%, kelompok usia 65-74 sebesar 23,1%, kelompok usia 65-74 sebesar 18,9%, dan kelompok usia >75 tahun sebesar 15,8%. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menurunkan prevalensi obesitas melalui peningkatan pengetahuan pra-lansia dan lansia mengenai aktivitas fisik. Kegiatan dilakukan secara luring setelah kegiatan senam lansia rutin hari Jumat pagi di UPTD Puskesmas Cinere. Rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat meliputi pembukaan, pengisian pre-test, pemberian booklet dan pemaparan materi, tanya jawab, pengisian post-test dan uji kelayakan media, penutup, dan pemberian tanda terima kasih. Berdasarkan hasil intervensi program edukasi, tingkat pengetahuan pra-lansia dan lansia mengenai pengetahuan aktivitas fisik untuk mengendalikan obesitas meningkat dari nilai pre-test ke post-test berdasarkan uji Wilcoxon (p=0.000). Pengetahuan pra-lansia dan lansia mengenai aktivitas fisik pada pre-test: kurang (33,3%), cukup (20%) dan baik (46,7%%). Pengetahuan mengenai aktivitas fisik setelah intervensi (post-test): kurang (0%), cukup (0%) dan baik (100%). Hasil uji validitas konten menggunakan Content Validity Ratio yang meliputi pewarnaan, jenis huruf, ukuran huruf, dan gambar pada booklet dikatakan valid karena seluruh item memenuhi nilai kritis dengan validator berjumlah 30 orang yaitu 0,333 sehingga media dikatakan valid dari segi tampilan penyajian materi yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat khususnya pra-lansia dan lansia di wilayah UPTD Kecamatan Cinere. Media booklet ini dapat dijadikan salah satu media yang dapay meningkatkan pengetahuan para pra lansia dan lansia sehingga pada akhirnya bisa menurunkan angka prevalensi obesitas.
Title: EDUKASI MENGENAI AKTIVITAS FISIK UNTUK KENDALIKAN OBESITAS PADA PRA-LANSIA DAN LANSIA DENGAN MEDIA BOOKLET
Description:
Obesity is one of the nutritional problems in Indonesia.
The prevalence of central obesity for the elderly in Indonesia is 18.
8% in the 55-64 year age group, 23.
1% in the 65-74 age group, 18.
9% in the 65-74 age group, and the >75 year age group.
15.
8%.
This community service aims to reduce the prevalence of obesity through increasing pre-elderly and elderly knowledge about physical activity.
The activity was carried out offline after routine elderly gymnastics activities on Friday morning at UPTD Cinere Health Center.
The series of community service activities include opening, filling out pre-tests, giving booklets and material presentations, discussions, filling out post-tests and media feasibility tests, closing, and giving thanks.
The results of the educational program intervention, the level of knowledge of the pre-elderly and the elderly regarding the knowledge of physical activity to control obesity increased based on the Wilcoxon test (p=0.
000).
and good (46.
7%%) and after intervention (post-test): less (0%), sufficient (0%), and good (100%).
The content validity test results using the Content Validity Ratio which includes coloring, typeface, font size, and pictures on the booklet are said to be valid because all items reach the critical value with 30 validators, namely 0.
333.
From that result, the media is said to be valid as an intervention medium in terms of presentation as material that can be implemented in people's daily lives, especially pre-elderly and elderly people in the UPTD Cinere Health Center
ABSTRAK:
Masalah gizi di Indonesia yang menjadi salah satu perhatian yaitu obesitas.
Prevalensi obesitas sentral untuk lansia di Indonesia yaitu pada kelompok usia 55-64 tahun sebesar 18,8%, kelompok usia 65-74 sebesar 23,1%, kelompok usia 65-74 sebesar 18,9%, dan kelompok usia >75 tahun sebesar 15,8%.
Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk menurunkan prevalensi obesitas melalui peningkatan pengetahuan pra-lansia dan lansia mengenai aktivitas fisik.
Kegiatan dilakukan secara luring setelah kegiatan senam lansia rutin hari Jumat pagi di UPTD Puskesmas Cinere.
Rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat meliputi pembukaan, pengisian pre-test, pemberian booklet dan pemaparan materi, tanya jawab, pengisian post-test dan uji kelayakan media, penutup, dan pemberian tanda terima kasih.
Berdasarkan hasil intervensi program edukasi, tingkat pengetahuan pra-lansia dan lansia mengenai pengetahuan aktivitas fisik untuk mengendalikan obesitas meningkat dari nilai pre-test ke post-test berdasarkan uji Wilcoxon (p=0.
000).
Pengetahuan pra-lansia dan lansia mengenai aktivitas fisik pada pre-test: kurang (33,3%), cukup (20%) dan baik (46,7%%).
Pengetahuan mengenai aktivitas fisik setelah intervensi (post-test): kurang (0%), cukup (0%) dan baik (100%).
Hasil uji validitas konten menggunakan Content Validity Ratio yang meliputi pewarnaan, jenis huruf, ukuran huruf, dan gambar pada booklet dikatakan valid karena seluruh item memenuhi nilai kritis dengan validator berjumlah 30 orang yaitu 0,333 sehingga media dikatakan valid dari segi tampilan penyajian materi yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat khususnya pra-lansia dan lansia di wilayah UPTD Kecamatan Cinere.
Media booklet ini dapat dijadikan salah satu media yang dapay meningkatkan pengetahuan para pra lansia dan lansia sehingga pada akhirnya bisa menurunkan angka prevalensi obesitas.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA (Studi kasus pada siswa SMP PL Dominico Savio Semarang)
PERSEPSI SISWA SMP TERHADAP OBESITAS PADA REMAJA (Studi kasus pada siswa SMP PL Dominico Savio Semarang)
Latar Belakang: Obesitas adalah keadaan dimana terjadi peningkatan massa jaringan lemak dalam tubuh. Pencegahan obesitas pada masa remaja dianggap lebih mudah dilakukan daripada me...
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA
Obesitas pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang terus meningkat dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya aktivitas fisik. Rendahnya aktivitas fisik akib...
Aktivitas Fisik Pada Lansia Hipertensi Di Posyandu Lansia Kelurahan Pacar Kembang Surabaya
Aktivitas Fisik Pada Lansia Hipertensi Di Posyandu Lansia Kelurahan Pacar Kembang Surabaya
ABSTRAK
Aktivitas fisik yang kurang merupakan faktor risiko terjadinya berbagai penyakit kronis, termasuk salah satunya adalah hipertensi. Peningkatan aktivitas fisik berupa olahr...
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Remaja SMAN 4 Denpasar Selama Masa Pandemi Covid-19
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Remaja SMAN 4 Denpasar Selama Masa Pandemi Covid-19
Obesitas merupakan gambaran akumulasi lemak pada adiposit yang terjadi karena masuknya kalori ke dalam tubuh melampaui kebutuhan metabolisme tubuh. Angka prevalensi terjadinya obes...
Catatan Editor: Mengembangkan penelitian tentang tingkah laku prososial dan altruisme
Catatan Editor: Mengembangkan penelitian tentang tingkah laku prososial dan altruisme
Selama masa pandemi COVID-19, tak jarang kita menyaksikan tampilnya karakteristik suka menolong pada manusia. Dalam komunitas luring mau-pun daring, berbagai aktivitas memberikan b...
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMP KOTA SAMARINDA
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMP KOTA SAMARINDA
Obesitas merupakan suatu kondisi di mana jumlah asupan energi melebihi kebutuhan sehingga terjadi ketidakseimbangan antara asupan energi dengan energi yang digunakan. Masa remaja m...

