Javascript must be enabled to continue!
Meneguhkan Kembali Kesucian: Dakwah Islam sebagai Komunikasi Publik di Dunia Pasca-Sekuler melalui Gerakan KUPI
View through CrossRef
Penelitian ini mengkaji bagaimana Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) merekonstruksi dakwah Islam sebagai bentuk komunikasi publik dalam masyarakat pasca-sekuler. Dengan menggunakan kerangka teori post-secular (Habermas; Taylor) dan konsep public religion (Casanova), studi ini menganalisis bagaimana ulama perempuan KUPI menegosiasikan nilai kesucian, agensi gender, dan religiositas digital dalam konteks Indonesia kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus interpretatif. Data diperoleh melalui analisis dokumen dan observasi digital terhadap publikasi resmi KUPI, termasuk dokumen nilai dasar, risalah, fatwa, materi kampanye, serta konten digital periode 2021–2024. Analisis tematik menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, KUPI mendefinisikan ulang dakwah sebagai komunikasi publik reflektif yang menerjemahkan prinsip teologis Islam ke dalam wacana etika yang inklusif. Kedua, ulama perempuan membangun agensi religius digital melalui strategi komunikasi dialogis dan partisipatif yang merekonstruksi otoritas keagamaan. Ketiga, KUPI mengartikulasikan kembali makna kesucian sebagai kekuatan moral yang terlibat secara sosial, dengan mengintegrasikan spiritualitas, keadilan gender, tanggung jawab ekologis, dan dialog pluralistik. Temuan ini menunjukkan bahwa KUPI merepresentasikan model komunikasi Islam pasca-sekuler, di mana agama tidak diprivatisasi, melainkan dinegosiasikan secara rasional dan etis dalam ruang publik digital. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian komunikasi Islam, agensi perempuan Muslim, dan wacana agama di ruang publik kontemporer.
Kata kunci: Dakwah, KUPI, komunikasi publik, perempuan ulama, pasca-sekuler, religiositas digital.
Title: Meneguhkan Kembali Kesucian: Dakwah Islam sebagai Komunikasi Publik di Dunia Pasca-Sekuler melalui Gerakan KUPI
Description:
Penelitian ini mengkaji bagaimana Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) merekonstruksi dakwah Islam sebagai bentuk komunikasi publik dalam masyarakat pasca-sekuler.
Dengan menggunakan kerangka teori post-secular (Habermas; Taylor) dan konsep public religion (Casanova), studi ini menganalisis bagaimana ulama perempuan KUPI menegosiasikan nilai kesucian, agensi gender, dan religiositas digital dalam konteks Indonesia kontemporer.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus interpretatif.
Data diperoleh melalui analisis dokumen dan observasi digital terhadap publikasi resmi KUPI, termasuk dokumen nilai dasar, risalah, fatwa, materi kampanye, serta konten digital periode 2021–2024.
Analisis tematik menunjukkan tiga temuan utama.
Pertama, KUPI mendefinisikan ulang dakwah sebagai komunikasi publik reflektif yang menerjemahkan prinsip teologis Islam ke dalam wacana etika yang inklusif.
Kedua, ulama perempuan membangun agensi religius digital melalui strategi komunikasi dialogis dan partisipatif yang merekonstruksi otoritas keagamaan.
Ketiga, KUPI mengartikulasikan kembali makna kesucian sebagai kekuatan moral yang terlibat secara sosial, dengan mengintegrasikan spiritualitas, keadilan gender, tanggung jawab ekologis, dan dialog pluralistik.
Temuan ini menunjukkan bahwa KUPI merepresentasikan model komunikasi Islam pasca-sekuler, di mana agama tidak diprivatisasi, melainkan dinegosiasikan secara rasional dan etis dalam ruang publik digital.
Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian komunikasi Islam, agensi perempuan Muslim, dan wacana agama di ruang publik kontemporer.
Kata kunci: Dakwah, KUPI, komunikasi publik, perempuan ulama, pasca-sekuler, religiositas digital.
Related Results
Strategi Dakwah Ustadz Ramdan Fawzi di Masa Pandemi
Strategi Dakwah Ustadz Ramdan Fawzi di Masa Pandemi
Abstrak.Da’i banyak yang mengamalkan dakwah menggunakan media sosial alternatif, salah satunya di platform YouTube. Kegiatan ini juga dilakukan oleh Ustadz Ramdan Fawzi dalam berda...
Riset Komunikasi Dakwah Berbasis Budaya Indonesia
Riset Komunikasi Dakwah Berbasis Budaya Indonesia
Buku ini mengemukakan berbagai topik-topik yang diangkat dari hasil penelitian dimulai konsep ‘riset dakwah’ dan ‘riset komunikasi dakwah’ dengan mengadakan penjelajahan wawasan ...
DAKWAH DAN FENOMENA GERAKAN ISLAM LIBERAL
DAKWAH DAN FENOMENA GERAKAN ISLAM LIBERAL
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami fenomena gerakan Islam liberal dan peran dakwah dalam gerakan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman...
DAKWAH DI TENGAH PLURALISME AGAMA: Studi Pemikiran Dakwah Inklusif Alwi Shihab
DAKWAH DI TENGAH PLURALISME AGAMA: Studi Pemikiran Dakwah Inklusif Alwi Shihab
Para ahli agama (Islam) sudah banyak merumuskan konsep dakwah yang sejalan dengan nilai-nilai al-Qur’an dan sunnah. Salah satu cendekiawan Muslim yang konsens dengan dakwa Islam in...
ANTROPOLOGI DAKWAH: Menimbang Sebuah Pendekatan Baru Studi Ilmu Dakwah
ANTROPOLOGI DAKWAH: Menimbang Sebuah Pendekatan Baru Studi Ilmu Dakwah
Abstrak: Antropologi dakwah adalah terminologi yang terdiri dari dua kata, yaitu antropologi dan dakwah. Seperti juga antropologi, dakwah merupakan salah satu disiplin ilmu. Bedany...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...
Studi Pemikiran Dakwah KH. X tentang Gerakan Dakwah Tarbiyah
Studi Pemikiran Dakwah KH. X tentang Gerakan Dakwah Tarbiyah
Abstract. KH. X is a da'wah figure who is very well known by the Tarbiyah movement. The alignment of his personal da'wah with the Tarbiyah movement influenced the development of Ta...
Strategi Dakwah Komunitas “Bikers Dakwah Bandung” dalam Membentuk Akhlak Anggota Komunitasnya
Strategi Dakwah Komunitas “Bikers Dakwah Bandung” dalam Membentuk Akhlak Anggota Komunitasnya
Abstract. The motorcycle community is often considered to be doing harassment on the streets such as bullying, bribes, and other negative actions, but the “Bikers Dakwah Bandung” c...

