Javascript must be enabled to continue!
Doktrin Qadar Dalam Islam: Memahami Dinamika antara Free Will dan Determinisme
View through CrossRef
Dinamika antara kebebasan kehendak dan determinisme dalam doktrin Qadar dalam Islam memunculkan perdebatan panjang. Konsep Qadar mencakup elemen-elemen deterministik yang kuat, seperti ketetapan Allah, takdir, pengujian, dan pengetahuan Allah tentang masa depan Ini menciptakan keseimbangan unik antara determinisme dan kebebasan manusia dalam Islam. Pemikiran kontemporer tentang Qadar mencerminkan keragaman pandangan, termasuk perdebatan antara tradisionalis dan modernis, serta pertanyaan tentang sejauh mana determinisme mempengaruhi kebebasan manusia. Berbagai pendekatan interpretatif terhadap Qadar dalam Islam mencerminkan keragaman budaya, sosial, dan intelektual dalam dunia Muslim. Diskusi tentang kebebasan kehendak dan determinisme dalam konteks Qadar adalah isu yang kompleks dan mendalam dalam pemikiran Islam. Konsep Qadar mencakup elemen deterministik yang kuat, tetapi juga mengakui kebebasan manusia dalam membuat pilihan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif yang mendalam dan berfokus pada analisis literatur. Sebagian besar data diperoleh dari karya-karya cendekiawan dan pemikir terkemuka yang membahas konsep Qadar dalam Islam. Penelitian ini dapat diklasifikasikan sebagai penelitian kepustakaan (Library Research). Data sekunder juga diambil dari buku-buku kalam dan jurnal yang relevan. Pendekatan eksploratif-fenomenologis digunakan untuk mendalamkan pemahaman tentang konsep Qadar dalam konteks Islam.
Kata Kunci: Kebebasan Kehendak; Determinisme; Qadar; Islam.
The dynamics between free will and determinism in the doctrine of Qadar in Islam have sparked lengthy debates. The concept of Qadar encompasses strong deterministic elements, such as Allah's decree, destiny, testing, and Allah's knowledge of the future. This creates a unique balance between determinism and human freedom in Islam. Contemporary thinking on Qadar reflects a diversity of perspectives, including debates between traditionalists and modernists, as well as questions about the extent to which determinism influences human freedom. Various interpretative approaches to Qadar in Islam reflect cultural, social, and intellectual diversity within the Muslim world. Discussions about free will and determinism in the context of Qadar are complex and profound issues in Islamic thought. The concept of Qadar includes strong deterministic elements but also acknowledges human freedom in making choices. This research adopts a deep qualitative approach focusing on literature analysis. Most of the data are derived from the works of scholars and leading thinkers who discuss the concept of Qadar in Islam. This research can be classified as library research. Secondary data are also drawn from relevant philosophy books and journals. An exploratory-phenomenological approach is used to deepen the understanding of the concept of Qadar in the context of Islam.
Keywords: Free Will; Determinism; Qadar; Islam.
Lembaga Swadaya Masyarakat Dharma Lentera Khatulistiwa
Title: Doktrin Qadar Dalam Islam: Memahami Dinamika antara Free Will dan Determinisme
Description:
Dinamika antara kebebasan kehendak dan determinisme dalam doktrin Qadar dalam Islam memunculkan perdebatan panjang.
Konsep Qadar mencakup elemen-elemen deterministik yang kuat, seperti ketetapan Allah, takdir, pengujian, dan pengetahuan Allah tentang masa depan Ini menciptakan keseimbangan unik antara determinisme dan kebebasan manusia dalam Islam.
Pemikiran kontemporer tentang Qadar mencerminkan keragaman pandangan, termasuk perdebatan antara tradisionalis dan modernis, serta pertanyaan tentang sejauh mana determinisme mempengaruhi kebebasan manusia.
Berbagai pendekatan interpretatif terhadap Qadar dalam Islam mencerminkan keragaman budaya, sosial, dan intelektual dalam dunia Muslim.
Diskusi tentang kebebasan kehendak dan determinisme dalam konteks Qadar adalah isu yang kompleks dan mendalam dalam pemikiran Islam.
Konsep Qadar mencakup elemen deterministik yang kuat, tetapi juga mengakui kebebasan manusia dalam membuat pilihan.
Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif yang mendalam dan berfokus pada analisis literatur.
Sebagian besar data diperoleh dari karya-karya cendekiawan dan pemikir terkemuka yang membahas konsep Qadar dalam Islam.
Penelitian ini dapat diklasifikasikan sebagai penelitian kepustakaan (Library Research).
Data sekunder juga diambil dari buku-buku kalam dan jurnal yang relevan.
Pendekatan eksploratif-fenomenologis digunakan untuk mendalamkan pemahaman tentang konsep Qadar dalam konteks Islam.
Kata Kunci: Kebebasan Kehendak; Determinisme; Qadar; Islam.
The dynamics between free will and determinism in the doctrine of Qadar in Islam have sparked lengthy debates.
The concept of Qadar encompasses strong deterministic elements, such as Allah's decree, destiny, testing, and Allah's knowledge of the future.
This creates a unique balance between determinism and human freedom in Islam.
Contemporary thinking on Qadar reflects a diversity of perspectives, including debates between traditionalists and modernists, as well as questions about the extent to which determinism influences human freedom.
Various interpretative approaches to Qadar in Islam reflect cultural, social, and intellectual diversity within the Muslim world.
Discussions about free will and determinism in the context of Qadar are complex and profound issues in Islamic thought.
The concept of Qadar includes strong deterministic elements but also acknowledges human freedom in making choices.
This research adopts a deep qualitative approach focusing on literature analysis.
Most of the data are derived from the works of scholars and leading thinkers who discuss the concept of Qadar in Islam.
This research can be classified as library research.
Secondary data are also drawn from relevant philosophy books and journals.
An exploratory-phenomenological approach is used to deepen the understanding of the concept of Qadar in the context of Islam.
Keywords: Free Will; Determinism; Qadar; Islam.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Kesaksian Internal Roh Kudus menurut John Calvin
Kesaksian Internal Roh Kudus menurut John Calvin
Doktrin kesaksian internal Roh Kudus merupakan doktrin yang sangat penting bagi kekristenan terutama kalangan Reformed, terutama dalam membentuk epistemologi Kristen. Mengapa kita ...
Meyakini Qadha’ dan Qadar dalam Al-Qur’andan Relevansinya dengan Ketenangan Jiwa
Meyakini Qadha’ dan Qadar dalam Al-Qur’andan Relevansinya dengan Ketenangan Jiwa
Qadha’ dan qadar merupakan konsep penting dalam ajaran Islam yang berkaitan dengan takdir atau ketentuan Allah terhadap segala sesuatu yang terjadi di alam semesta. Iman kepada qad...
Doktrin Kerajaan Allah Menurut Walter Rauschenbusch
Doktrin Kerajaan Allah Menurut Walter Rauschenbusch
Walter Rauschenbusch lahir dan dibesarkan di Rochester, New York. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Rochester Theological Seminary, ia ditahbiskan sebagai pendeta di Second Ba...
KONFLIK DAN KETEGANGAN ANTARA MORAL DAN HUKUM DALAM HUKUM ISLAM
KONFLIK DAN KETEGANGAN ANTARA MORAL DAN HUKUM DALAM HUKUM ISLAM
Konflik dasar dalam yurisprudensi Islam terbagi dalam beberapa hal pokok yang terus menjadi perdebatan para cendikiawan Islam. Konflik dasar tersebut antara lain, konflik dan keteg...
Catatan Editor: Mengembangkan penelitian tentang tingkah laku prososial dan altruisme
Catatan Editor: Mengembangkan penelitian tentang tingkah laku prososial dan altruisme
Selama masa pandemi COVID-19, tak jarang kita menyaksikan tampilnya karakteristik suka menolong pada manusia. Dalam komunitas luring mau-pun daring, berbagai aktivitas memberikan b...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...

