Javascript must be enabled to continue!
Komputasional Derivat Penisilin yang Tahan Asam dan Tahan Enzim Beta Laktamase
View through CrossRef
Penisilin adalah antibiotika yang masih banyak digunakan untuk mengatasi infeksi. Beberapa derivat penisilin diketahui mempunyai sifat tahan asam seperti penisilin V, ampisilin, amoksisilin dan metisilin. Derivat penisilin yang lain mempunyai sifat tahan terhadap enzim beta laktamase seperti metisilin, nafsilin dan kloksasilin. Kimia komputasi dapat menjelaskan mengapa hal tersebut dapat terjadi.Gugus yang bertanggung jawab terhadap proses terjadinya hidrolisa oleh asam dan peruraian oleh enzim dapat dihitung kerapatan elektronnya, sehingga dapat difahami mengapa derivat yang satu tahan asam dan yang lain tahan terhadap enzim beta laktamase. Penelitian dilakukan dengan mengoptimasi masing masing molekul menggunakan metoda semi empiris PM3, dengan gradien 0,01 dan menghitung kerapatan elektron pada karbonilnya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada penisilin yang tahan asam, kerapatan elektron atom O karbonil amida sebesar -0,335 pada penisilin V, -0,333 pada metisilin, -0,316 pada ampisilin , -0,315 pada amoksisilin, keempatnya kurang nukleofil dibanding kerapatan elektron atom O amida pada benzyl penisilin yang tidak tahan asam sebesar -0,347. Untuk penisilin yang tahan enzim beta laktamase dapat disimpulkan bahwa kerapatan elektron atom C karbonil lactam pada nafsilin +0,272, kloksasilin +0,270, metisilin +0,269 kurang elektrofil dibanding penisilin yang tidak tahan enzim beta laktamase sebesar +0,280.
Title: Komputasional Derivat Penisilin yang Tahan Asam dan Tahan Enzim Beta Laktamase
Description:
Penisilin adalah antibiotika yang masih banyak digunakan untuk mengatasi infeksi.
Beberapa derivat penisilin diketahui mempunyai sifat tahan asam seperti penisilin V, ampisilin, amoksisilin dan metisilin.
Derivat penisilin yang lain mempunyai sifat tahan terhadap enzim beta laktamase seperti metisilin, nafsilin dan kloksasilin.
Kimia komputasi dapat menjelaskan mengapa hal tersebut dapat terjadi.
Gugus yang bertanggung jawab terhadap proses terjadinya hidrolisa oleh asam dan peruraian oleh enzim dapat dihitung kerapatan elektronnya, sehingga dapat difahami mengapa derivat yang satu tahan asam dan yang lain tahan terhadap enzim beta laktamase.
Penelitian dilakukan dengan mengoptimasi masing masing molekul menggunakan metoda semi empiris PM3, dengan gradien 0,01 dan menghitung kerapatan elektron pada karbonilnya.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada penisilin yang tahan asam, kerapatan elektron atom O karbonil amida sebesar -0,335 pada penisilin V, -0,333 pada metisilin, -0,316 pada ampisilin , -0,315 pada amoksisilin, keempatnya kurang nukleofil dibanding kerapatan elektron atom O amida pada benzyl penisilin yang tidak tahan asam sebesar -0,347.
Untuk penisilin yang tahan enzim beta laktamase dapat disimpulkan bahwa kerapatan elektron atom C karbonil lactam pada nafsilin +0,272, kloksasilin +0,270, metisilin +0,269 kurang elektrofil dibanding penisilin yang tidak tahan enzim beta laktamase sebesar +0,280.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Profil peresepan antibiotik golongan penisilin di apotek sakti farma periode januari 2020-maret 2020
Profil peresepan antibiotik golongan penisilin di apotek sakti farma periode januari 2020-maret 2020
Golongan penisilin adalah antibiotik yang paling dasar digunakan untuk pasien yang terkena infeksi karena berspektrum rendah atau lebih sederhana dalam menghambat pertumbuhan bakte...
KARAKTERISASI BEBERAPA ION LOGAM TERHADAP AKTIVITAS ENZIM TRIPSIN
KARAKTERISASI BEBERAPA ION LOGAM TERHADAP AKTIVITAS ENZIM TRIPSIN
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimum enzim tripsin dan mengetahui pengaruh penambahan ion logam Ag+ (dalam bentuk senyawa AgNO3), ion logam Cu2+ (dalam bentuk ...
PROFIL ASAM LEMAK DAGING BABI BALI ASLI DAN BABI LANDRACE
PROFIL ASAM LEMAK DAGING BABI BALI ASLI DAN BABI LANDRACE
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan profil lemak hewani dari dua jenis daging babi daribangsa (breed) yang berbeda yaitu babi bali asli (babi lokal) dan babi la...
Analisis Perbandingan Asam Lemak VCO dengan Metode Fermentasi dari Berbagai Varietas Kelapa
Analisis Perbandingan Asam Lemak VCO dengan Metode Fermentasi dari Berbagai Varietas Kelapa
Background: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan komposisi asam lemak VCO dengan metode fermentasi dari berbagai varietas kelapa di Kecamatan Kajang Kabu...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
PENGARUH PENGGUNAAN ASAM ASAM ASETAT, ASAM KLORIDA DAN ASAM SITRAT TERHADAP KARAKTERISTIK LEM DARI LIMBAH SISIK IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus argentimaculatus)
PENGARUH PENGGUNAAN ASAM ASAM ASETAT, ASAM KLORIDA DAN ASAM SITRAT TERHADAP KARAKTERISTIK LEM DARI LIMBAH SISIK IKAN KAKAP MERAH (Lutjanus argentimaculatus)
ABSTRACT The aim of this study was to determine the effect of acetic acid, hydrochloric acid, and citric acid on the physical characteristics of glue from red snapper scale...

