Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SKRINING FITOKIMIA SENYAWA METABOLIT SEKUNDER PADA EKSTRAK KLOROFORM DAUN KELOR

View through CrossRef
Daun kelor (Moringa oleifera L.) merupakan tanaman yang banyak dikenal masyarakat Indonesia. Daun kelor dikenal sebagai tumbuhan yang kaya akan manfaat seperti antioksidan, antikanker, anti-inflamasi, antidiabetes, dan agen antimikroba. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam suatu tanaman sehingga tanaman tersebut dapat dimanfaatkan sebagai obat adalah skrining fitokimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak kloroform daun kelor. Metode yang digunakan untuk mengekstraksi daun kelor pada penelitian ini adalah metode maserasi menggunakan pelarut kloroform dengan perbandingan 1:5 (b/v). Senyawa metabolit sekunder dalam ekstrak kloroform daun kelor dianalisis secara kualitatif menggunakan pereaksi FeCl3 untuk uji fenolik, uji taubeck untuk flavonoid, pereaksi dragendorf dan mayer untuk uji alkaloid, uji busa untuk alkaloid, dan pereaksi FeCl3 1% untuk uji tanin. Uji fenolik menghasilkan larutan hitam pekat, uji flavonoid menghasilkan floresensi kuning, uji alkaloid tidak menghasilkan endapan, uji saponin tidak terbentuk busa stabil, dan uji tannin menghasilkan warna hijau kehitaman. Berdasarkan hasil skrining fitokimia tersebut, dapat disimpulkan bahwa ekstrak kloroform daun kelor positif mengandung senyawa fenolik, flavonoid dan tanin. 
Title: SKRINING FITOKIMIA SENYAWA METABOLIT SEKUNDER PADA EKSTRAK KLOROFORM DAUN KELOR
Description:
Daun kelor (Moringa oleifera L.
) merupakan tanaman yang banyak dikenal masyarakat Indonesia.
Daun kelor dikenal sebagai tumbuhan yang kaya akan manfaat seperti antioksidan, antikanker, anti-inflamasi, antidiabetes, dan agen antimikroba.
Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam suatu tanaman sehingga tanaman tersebut dapat dimanfaatkan sebagai obat adalah skrining fitokimia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak kloroform daun kelor.
Metode yang digunakan untuk mengekstraksi daun kelor pada penelitian ini adalah metode maserasi menggunakan pelarut kloroform dengan perbandingan 1:5 (b/v).
Senyawa metabolit sekunder dalam ekstrak kloroform daun kelor dianalisis secara kualitatif menggunakan pereaksi FeCl3 untuk uji fenolik, uji taubeck untuk flavonoid, pereaksi dragendorf dan mayer untuk uji alkaloid, uji busa untuk alkaloid, dan pereaksi FeCl3 1% untuk uji tanin.
Uji fenolik menghasilkan larutan hitam pekat, uji flavonoid menghasilkan floresensi kuning, uji alkaloid tidak menghasilkan endapan, uji saponin tidak terbentuk busa stabil, dan uji tannin menghasilkan warna hijau kehitaman.
Berdasarkan hasil skrining fitokimia tersebut, dapat disimpulkan bahwa ekstrak kloroform daun kelor positif mengandung senyawa fenolik, flavonoid dan tanin.
 .

Related Results

REPRESENTASI SIMPLISIA DAN EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA L.) TERPURIFIKASI
REPRESENTASI SIMPLISIA DAN EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA L.) TERPURIFIKASI
Latar belakang: Kelor memiliki kandungan nutrisi yang tinggi oleh karena itu kelor termasuk dalam tumbuhan nutrasetika. Kelor berpotensi sebagai sumber pangan fungsional dan obat-o...
Skrinning fitokimia ekstrak daun kelor kombinasi sari bunga mawar
Skrinning fitokimia ekstrak daun kelor kombinasi sari bunga mawar
Indonesia memiliki banyak bahan alami seperti tumbuhan yang mengandung senyawa antioksidan yang mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan membantu merawat kulit. Banyak berbagai ba...
PHOTOCHEMICAL TEST OF PHALERIA MACROCARPA ROOT STEM FRUIT SEED EXTRACT
PHOTOCHEMICAL TEST OF PHALERIA MACROCARPA ROOT STEM FRUIT SEED EXTRACT
Mahkota dewa atau Phaleria macrocarpa dari keluarga Thymelaceae merupakan tanaman yang tumbuh di kawasan Indonesia. Tanaman ini banyak dimanfaatkan dalam membantu pengobatan berbag...
Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder pada Ekstrak Etanol Daun Binahong
Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder pada Ekstrak Etanol Daun Binahong
Latar Belakang: Tanaman Binahong (Anredera Cordifolia) dalam famili Basellaceae merupalan tanaman yang memiliki bahan fitokarma. Tanaman daun binahong memiliki banyak manfaat seper...
Karakterisasi Nanoemulsi Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk.)
Karakterisasi Nanoemulsi Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lamk.)
Kelor dikenal di seluruh dunia sebagai tanaman bergizi dan WHO telah memperkenalkan kelor sebagai salah satu pangan alternatif untuk mengatasi masalah gizi (malnutrisi) (Broin, 201...
Uji Aktivitas Antibakteri Nanoemulsi Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleiferea Lam. L)
Uji Aktivitas Antibakteri Nanoemulsi Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa Oleiferea Lam. L)
Daun kelor (Moringa oleifera L.) banyak ditanam di daerah tropis dan subtropis seperti Indonesia. Daun kelor mengandung senyawa fitokimia aktif yang bersifat antibakteri seperti fl...
OPTIMASI PELARUT TERHADAP PARAMETER SPESIFIK EKSTRAK KITOLOD ( Isotoma longiflora)
OPTIMASI PELARUT TERHADAP PARAMETER SPESIFIK EKSTRAK KITOLOD ( Isotoma longiflora)
Latar belakang :Pelarut merupakan komponen yang sangat berpengaruh terhadap parameter spesifik maupun non spesifik dalam ekstrak. Sesuai prinsip like disolve like, akan diperoleh h...

Back to Top