Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perancangan Tempat Cuci Tangan Otomatis Bagi Siswa Sekolah Dasar

View through CrossRef
Di masa pandemi ini di mana kebersihan tangan dan lingkungan menjadi prioritas utama, keberadaan tempat cuci tangan perlu disediakan di setiap tempat. Tempat cuci tangan yang ada masih membutuhkan kontak tangan manusia dengan keran pembuka/penutup, maupun saat mengambil sabun. Masalah berikutnya, sebagian besar tempat cuci tangan dibuat untuk ukuran orang dewasa, sehingga sulit bagi anak-anak usia sekolah dasar mencuci tangan di sini. Tujuan dari perancangan ini membuat tempat cuci tangan otomatis, yang bukan hanya air dan sabun secara otomatis keluar, tetapi juga ketinggian tempat cuci tangan yang bisa menyesuaikan diri dengan tinggi pengguna. Data antropometri digunakan sebagai dasar perancangan awal dimana fokus pada sensor untuk menaik-turunkan tempat cuci tangan. Evaluasi secara ergonomi kemudian dilakukan untuk memastikan tempat cuci tangan ini sesuai dengan kriteria ergonomi, seperti pengguna tidak membungkuk saat mencuci tangan dan keamanan tempat cuci tangan tersebut. Evaluasi dilakukan dengan membuat analisa tugas (task analysis) dan gap analysis. Prototipe tempat cuci tangan pertama berhasil berjalan secara otomatis: keran membuka dan menutup secara otomatis, sabun keluar secara otomatis dan ketinggian tempat cuci tangan bergerak secara otomatis pula. Beberapa kekurangan masih ditemukan dan menjadi tantangan untuk merancang tempat cuci tangan yang lebih memenuhi kriteria ergonomi dan mengurangi risiko kerja.
Title: Perancangan Tempat Cuci Tangan Otomatis Bagi Siswa Sekolah Dasar
Description:
Di masa pandemi ini di mana kebersihan tangan dan lingkungan menjadi prioritas utama, keberadaan tempat cuci tangan perlu disediakan di setiap tempat.
Tempat cuci tangan yang ada masih membutuhkan kontak tangan manusia dengan keran pembuka/penutup, maupun saat mengambil sabun.
Masalah berikutnya, sebagian besar tempat cuci tangan dibuat untuk ukuran orang dewasa, sehingga sulit bagi anak-anak usia sekolah dasar mencuci tangan di sini.
Tujuan dari perancangan ini membuat tempat cuci tangan otomatis, yang bukan hanya air dan sabun secara otomatis keluar, tetapi juga ketinggian tempat cuci tangan yang bisa menyesuaikan diri dengan tinggi pengguna.
Data antropometri digunakan sebagai dasar perancangan awal dimana fokus pada sensor untuk menaik-turunkan tempat cuci tangan.
Evaluasi secara ergonomi kemudian dilakukan untuk memastikan tempat cuci tangan ini sesuai dengan kriteria ergonomi, seperti pengguna tidak membungkuk saat mencuci tangan dan keamanan tempat cuci tangan tersebut.
Evaluasi dilakukan dengan membuat analisa tugas (task analysis) dan gap analysis.
Prototipe tempat cuci tangan pertama berhasil berjalan secara otomatis: keran membuka dan menutup secara otomatis, sabun keluar secara otomatis dan ketinggian tempat cuci tangan bergerak secara otomatis pula.
Beberapa kekurangan masih ditemukan dan menjadi tantangan untuk merancang tempat cuci tangan yang lebih memenuhi kriteria ergonomi dan mengurangi risiko kerja.

Related Results

PENERAPAN METODE BERNYANYI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN CUCI TANGAN PADA ANAK USIA SEKOLAH
PENERAPAN METODE BERNYANYI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN CUCI TANGAN PADA ANAK USIA SEKOLAH
Latar belakang : kebiasaan cuci tangan yang benar sangat penting. Namun menurut Badan Pusat Statistik kebiasaan cuci tangan yang benar di Provinsi Jawa Tengah belum maksimal yaitu ...
PENERAPAN METODE BERNYANYI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN CUCI TANGAN PADA ANAK USIA SEKOLAH
PENERAPAN METODE BERNYANYI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN CUCI TANGAN PADA ANAK USIA SEKOLAH
Latar belakang : kebiasaan cuci tangan yang benar sangat penting. Namun menurut Badan Pusat Statistik kebiasaan cuci tangan yang benar di Provinsi Jawa Tengah belum maksimal yaitu ...
Perancangan Mesin Cuci Tangan Otomatis dan Higienis Berbasis Kamera
Perancangan Mesin Cuci Tangan Otomatis dan Higienis Berbasis Kamera
Untuk mencegah penyebaran infeksi dan kuman pada saat kegiatan makan, mencuci tangan merupakan hal yang paling direkomendasikan. Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, Pemerintah...
Rancang Bangun Mesin Cuci Tangan Otomatis
Rancang Bangun Mesin Cuci Tangan Otomatis
Kegiatan mencuci tangan adalah suatu kegiatan yang sederhana, tetapi memiliki efek dan manfaat yang sangat besar bagi kesehatan. Apalagi di masa pandemi covid-19 ini kita semua har...
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM MELAKUKAN 6 LANGKAH CUCI TANGAN
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM MELAKUKAN 6 LANGKAH CUCI TANGAN
Kepatuhan merupakan masalah besar yang dihadapi rumah sakit dan masih cukup tinggi terjadi di Indonesia.Kegagalan dalam menjaga kebersihan tangan dengan baik dan benar merupakan pe...
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Cuci Tangan Pada Siswa
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Cuci Tangan Pada Siswa
Cuci tangan  merupakan suatu proses membuang kotoran dan debu secara mekanis dari kulit kedua belah tangan dengan memakai sabun dan air mengalir. Tangan merupakan media utama bagi ...
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Pada Siswa SMP Negeri 1 Tombatu
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Pada Siswa SMP Negeri 1 Tombatu
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan perilaku kesehatan yang dilakukan karena kesadaran pribadi sehingga dapat mencegah berbagai macam penyakit. Salah satu perilaku hid...
EDUKASI DAN PRAKTIK CUCI TANGAN SEBAGAI LANGKAH PENCEGAHAN PENYAKIT INFEKSI PADA ANAK USIA DINI
EDUKASI DAN PRAKTIK CUCI TANGAN SEBAGAI LANGKAH PENCEGAHAN PENYAKIT INFEKSI PADA ANAK USIA DINI
Health education on personal hygiene, particularly handwashing, is essential to be introduced from an early age, including at the kindergarten level. According to a 2019 report by ...

Back to Top