Javascript must be enabled to continue!
Pengoptimalan Jalur Pejalan Kaki dari Stasiun Ampera ke Kawasan Wisata Ampera di Kota Palembang
View through CrossRef
Pejalan kaki adalah istilah dalam transportasi yang digunakan untuk menjelaskan orang yang berjalan di lintasan pejalan kaki baik dipinggir jalan, trotoar, lintasan khusus bagi pejalan kaki ataupun menyebrang jalan. Pejalan kaki umumnya terdiri dari orang yang berjalan dari/ke tempat- tempat menuju/turun dari angkutan umum dan orang yang melakukan perjalanan jarak dekat. Salah satu tempat tujuan pejalan kaki adalah tempat wisata. Menurut Peraturan Daerah Kota Palembang No.15 Tahun 2012 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Palembang Tahun 2022-2032 akan mengembangkan kota berbasis pariwisata dan perdagangan salah satunya adalah pada Kawasan Wisata Ampera. Jarak dari setiap destinasi wisata tidak melebihi 1 km sehingga bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Setiap pejalan kaki yang berjalan membutuhkan jalur pejalan kaki. Pada kondisi eksisting jalur pejalan kaki di Kawasan Wisata Ampera sudah tersedia yang sebelumnya merupakan jalur kendaraan pribadi menuju kawasan wisata, namun pada tahun 2016 jalur ini sudah ditutup untuk kendaraan pribadi sehingga jalur ini dimanfaatkan masyarakat untuk berjalan kaki. Penyediaan jalur pejalan kaki yang terbilang baru membuat kelengkapan dan elemen pendukungnya belum tersedia dengan baik seperti penandaan khusus atau papan informasi tentang destinasi yang ada, penerangan sepanjang jalur pejalan kaki, dan kios-kios khusus menjual makanan atau cendramata yang belum bisa mendukung kawasan wisata sehingga jalur pejalan kaki belum optimal. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan jalur pejalan kaki dari Stasiun Ampera ke Kawasan Wisata Ampera di Kota Palembang. Metoda penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Metoda analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis karakteristik pejalan kaki dengan melihat dari segara macam karakteristik pengguna jalur pejalan kaki, analisis jalur pejalan kaki dengan melihat kondisi fisik jalur dan melihat potensi untuk kedepannya, analisis pola pergerakan pejalan kaki, serta analisis kelengkapan dan analisis elemen jalur pejalan kaki. Hasil penelitian ini mengeluarkan konsep jalur pejalan kaki yang optimal dengan menyediakan jalur khusus untuk penyandang disabilitas, memberikan design unik pada jalur pejalan kaki, menyediakan penanda dan arah wisata yang jelas, menyediakan tempat duduk disetiap jalur pejalan kaki, menanam pohon yang rindang untuk memberikan kesan teduh di setiap jalur pejalan kaki, meletakkan tempat sampah diberbagai titik pada jalur pejalan kaki, dan membangun kios-kios khusus tempat berjualan makanan atau minuman serta cendramata khas Kota Palembang.  Kata Kunci : Jalur Pejalan Kaki, Kawasan Wisata Ampera, Kota Palembang.
Program Studi Teknik Mesin Institut Teknologi Indonesia
Title: Pengoptimalan Jalur Pejalan Kaki dari Stasiun Ampera ke Kawasan Wisata Ampera di Kota Palembang
Description:
Pejalan kaki adalah istilah dalam transportasi yang digunakan untuk menjelaskan orang yang berjalan di lintasan pejalan kaki baik dipinggir jalan, trotoar, lintasan khusus bagi pejalan kaki ataupun menyebrang jalan.
Pejalan kaki umumnya terdiri dari orang yang berjalan dari/ke tempat- tempat menuju/turun dari angkutan umum dan orang yang melakukan perjalanan jarak dekat.
Salah satu tempat tujuan pejalan kaki adalah tempat wisata.
Menurut Peraturan Daerah Kota Palembang No.
15 Tahun 2012 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Palembang Tahun 2022-2032 akan mengembangkan kota berbasis pariwisata dan perdagangan salah satunya adalah pada Kawasan Wisata Ampera.
Jarak dari setiap destinasi wisata tidak melebihi 1 km sehingga bisa ditempuh dengan berjalan kaki.
Setiap pejalan kaki yang berjalan membutuhkan jalur pejalan kaki.
Pada kondisi eksisting jalur pejalan kaki di Kawasan Wisata Ampera sudah tersedia yang sebelumnya merupakan jalur kendaraan pribadi menuju kawasan wisata, namun pada tahun 2016 jalur ini sudah ditutup untuk kendaraan pribadi sehingga jalur ini dimanfaatkan masyarakat untuk berjalan kaki.
Penyediaan jalur pejalan kaki yang terbilang baru membuat kelengkapan dan elemen pendukungnya belum tersedia dengan baik seperti penandaan khusus atau papan informasi tentang destinasi yang ada, penerangan sepanjang jalur pejalan kaki, dan kios-kios khusus menjual makanan atau cendramata yang belum bisa mendukung kawasan wisata sehingga jalur pejalan kaki belum optimal.
Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan jalur pejalan kaki dari Stasiun Ampera ke Kawasan Wisata Ampera di Kota Palembang.
Metoda penelitian menggunakan kualitatif deskriptif.
Metoda analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis karakteristik pejalan kaki dengan melihat dari segara macam karakteristik pengguna jalur pejalan kaki, analisis jalur pejalan kaki dengan melihat kondisi fisik jalur dan melihat potensi untuk kedepannya, analisis pola pergerakan pejalan kaki, serta analisis kelengkapan dan analisis elemen jalur pejalan kaki.
Hasil penelitian ini mengeluarkan konsep jalur pejalan kaki yang optimal dengan menyediakan jalur khusus untuk penyandang disabilitas, memberikan design unik pada jalur pejalan kaki, menyediakan penanda dan arah wisata yang jelas, menyediakan tempat duduk disetiap jalur pejalan kaki, menanam pohon yang rindang untuk memberikan kesan teduh di setiap jalur pejalan kaki, meletakkan tempat sampah diberbagai titik pada jalur pejalan kaki, dan membangun kios-kios khusus tempat berjualan makanan atau minuman serta cendramata khas Kota Palembang.
 Kata Kunci : Jalur Pejalan Kaki, Kawasan Wisata Ampera, Kota Palembang.
Related Results
Kajian Kualitas Jalan Pahlawan sebagai Jalur Pejalan Kaki di Kota Semarang
Kajian Kualitas Jalan Pahlawan sebagai Jalur Pejalan Kaki di Kota Semarang
Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui kualitas Jalan Pahlawan sebagai jalur pejalan kaki. Metodepenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengetahui kualitas ja...
Identifikasi Kenyamanan Fisik Jalur Pejalan Kaki Terhadap Kegiatan Pengguna
Identifikasi Kenyamanan Fisik Jalur Pejalan Kaki Terhadap Kegiatan Pengguna
Sebuah area perkotaan dengan berbagai macam aktivitasnya memerlukan ruang terbuka hijau (RTH). Selain itu, ruang terbuka hijau (RTH) juga memunyai fungsi yang vital bagi keberlanju...
Evaluasi Kenyamanan Jalur Pedestrian di Kawasan Blang Padang Kota Banda Aceh
Evaluasi Kenyamanan Jalur Pedestrian di Kawasan Blang Padang Kota Banda Aceh
Peningkatan, perkembangan, dan pengevaluasian kualitas infrastruktur kota yang aman dan nyaman dengan pengguna nya sehingga infrastruktur yang sangat penting untuk pejalan kaki ada...
Keterpaduan Penataan Jalur Pejalan Kaki Di Jl. Urip Sumoharjo Dan Jl. Prof. Herman Yohanes Yogyakarta
Keterpaduan Penataan Jalur Pejalan Kaki Di Jl. Urip Sumoharjo Dan Jl. Prof. Herman Yohanes Yogyakarta
Jalur pejalan kaki pada Kawasan Jl. Urip Sumoharjo dan Jl. Prof. Herman Yohanes saat ini beralih dari fungsi yang seharusnya digunakan untuk pejalan kaki akan tetapi justru menjadi...
ANALISA TINGKAT PELAYANAN DAN KEBUTUHAN INFRASTRUKTUR PEDESTRIAN YANG MELINTASI JALAN T.P. RUSTAM EFFENDI PALEMBANG
ANALISA TINGKAT PELAYANAN DAN KEBUTUHAN INFRASTRUKTUR PEDESTRIAN YANG MELINTASI JALAN T.P. RUSTAM EFFENDI PALEMBANG
Jalan T.P. Rustam Effendi terletak di kecamatan Ilir Timur I Kota Palembang yang memiliki panjang 169,8 meter merupakan tujuan perjalanan karena mempuyai daya tarik sebagai pusat p...
Identifikasi Fungsi dan Efektivitas Jalur Pejalan Kaki di Pusat Kota Banda Aceh
Identifikasi Fungsi dan Efektivitas Jalur Pejalan Kaki di Pusat Kota Banda Aceh
Studi ini mengevaluasi fungsi dan efektivitas jalur pejalan kaki di pusat kota, dengan fokus pada perannya dalam meningkatkan mobilitas, keselamatan, dan kelayakan hidup perkotaan....
Elemen Walkability pada Ruang Pejalan Kaki Kawasan Komersial Perdagangan di Kota Pontianak
Elemen Walkability pada Ruang Pejalan Kaki Kawasan Komersial Perdagangan di Kota Pontianak
Berjalan kaki merupakan salah satu moda dari transportasi yang dapat menghubungkan manusia dari suatu tempat dengan tempat lain. Sehingga, dapat diketahui bahwa berjalan kaki adala...
Kajian Pemanfaatan Jalur Pejalan Kaki oleh Kegiatan Sektor Informal di Perumahan Peruri, Karawang
Kajian Pemanfaatan Jalur Pejalan Kaki oleh Kegiatan Sektor Informal di Perumahan Peruri, Karawang
Ruang terbuka hijau dapat diterapkan pada jalur pejalan kaki untuk mendukung kegiatan pada jalur pejalan kaki. Dalam Kawasan perumahan Peruri Karawang ruang terbuka hijau dibutuhka...

