Javascript must be enabled to continue!
PERKEMBANGAN FISIK MOTORIK ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN KOLASE
View through CrossRef
Perkembangan motorik halus adalah gerak yang melibatkan otot syaraf, urat syaraf dan otot yang terkoordinasi. Motorik halus termasuk ke dalam enam aspek perkembangan anak usia dini yaitu nilai agama moral, kognitif, bahasa, fisik motorik, sosial emosional dan seni. Dalam mengembangkan keenam aspek perkembangan anak tersebut, terutama motorik halus, banyak cara yang bisa dilakukan, dimana salah satunya adalah denganĀ menyelenggarakan kegiatan kolase. Kolase adalah kegiatan-kegiatan yang membentuk sebuah gambar menjadi hasil karya indah, kegiatan kolase ini bisa menggunakan bahan dari sedotan, tali, kardus, serbuk kertas warna-warni, stik es krim, dedaunan dan kapas, penyelenggaraan kegiatan kolase ini diduga dapat mengembangkan kemampuan motorik halus anak, namun berdasarkan hasil observasi penulis, ditemukan suatu persoalan, yaitu belum berkembangnya perkembangan motorik halus pada anak secara optimal, hal ini terjadi karena media yang digunakan guru dalam kegiatan kolase hanya berupa origami, gunting dan lem saja, sehingga diduga anak belum bisa mengeksplorasi benda menjadi berbagai bentuk dan anak belum bisa menggambar sesuai gagasannya. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan perkembangan motorik halus anak melalui kegiatan kolase dengan berbagai alat dan bahan yang lebih variatif, seperti kapas, sedotan, tali, kardus, serbuk kertas warna-warni, stik es krim dan dedaunan, agar anak dapat mengeksplorasi benda menjadi beberapa bentuk hingga anak menjadi lebih kreatif dan inovatif. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif yang diambil melalui observasi dan wawancara. Adapun hasil penelitian ini menggambarkan bahwa perkembangan motorik halus melalui kegiatan kolase yang dilakukan oleh peneliti kepada sepuluh anak memperoleh hasil 100 % dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) pada kisaran 52,5 - 72,5 % dan tidak ada masalah dalam perkembangannya.
LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Title: PERKEMBANGAN FISIK MOTORIK ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN KOLASE
Description:
Perkembangan motorik halus adalah gerak yang melibatkan otot syaraf, urat syaraf dan otot yang terkoordinasi.
Motorik halus termasuk ke dalam enam aspek perkembangan anak usia dini yaitu nilai agama moral, kognitif, bahasa, fisik motorik, sosial emosional dan seni.
Dalam mengembangkan keenam aspek perkembangan anak tersebut, terutama motorik halus, banyak cara yang bisa dilakukan, dimana salah satunya adalah denganĀ menyelenggarakan kegiatan kolase.
Kolase adalah kegiatan-kegiatan yang membentuk sebuah gambar menjadi hasil karya indah, kegiatan kolase ini bisa menggunakan bahan dari sedotan, tali, kardus, serbuk kertas warna-warni, stik es krim, dedaunan dan kapas, penyelenggaraan kegiatan kolase ini diduga dapat mengembangkan kemampuan motorik halus anak, namun berdasarkan hasil observasi penulis, ditemukan suatu persoalan, yaitu belum berkembangnya perkembangan motorik halus pada anak secara optimal, hal ini terjadi karena media yang digunakan guru dalam kegiatan kolase hanya berupa origami, gunting dan lem saja, sehingga diduga anak belum bisa mengeksplorasi benda menjadi berbagai bentuk dan anak belum bisa menggambar sesuai gagasannya.
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan perkembangan motorik halus anak melalui kegiatan kolase dengan berbagai alat dan bahan yang lebih variatif, seperti kapas, sedotan, tali, kardus, serbuk kertas warna-warni, stik es krim dan dedaunan, agar anak dapat mengeksplorasi benda menjadi beberapa bentuk hingga anak menjadi lebih kreatif dan inovatif.
Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif yang diambil melalui observasi dan wawancara.
Adapun hasil penelitian ini menggambarkan bahwa perkembangan motorik halus melalui kegiatan kolase yang dilakukan oleh peneliti kepada sepuluh anak memperoleh hasil 100 % dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) pada kisaran 52,5 - 72,5 % dan tidak ada masalah dalam perkembangannya.
Related Results
Asesmen Formatif Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia
Asesmen Formatif Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia
Formative assessment in early childhood education in Indonesia does not have been working well. The research aims to prove the problem that the formative assessment (assessment for...
Peningkatan Motorik Halus Melalui Media Kolase Berbahan Alam Anak Usia 4-5 Tahun Di TK Kamboja Perumnas Muara Bulian
Peningkatan Motorik Halus Melalui Media Kolase Berbahan Alam Anak Usia 4-5 Tahun Di TK Kamboja Perumnas Muara Bulian
Latar belakang dari penlitian ini adalah perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TK Kamboja Perumnas Muara Bulian masih belum sepenuhnya berkembang. Hal ini terlihat dari...
Pengaruh Bermain Kolase Dan Mozaik Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Di RA Sutan Ali Malindo
Pengaruh Bermain Kolase Dan Mozaik Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini Di RA Sutan Ali Malindo
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perkembangan motorik halus anak usia dini bermain kolase dan mozaik dan untuk mengetahui ada pengaruh bermain kolase dan mozaik t...
PENGARUH PERMAINAN BAKIAK DAN KECERDASAN INTERPERSONAL TERHADAP PERKEMBANGAN FISIK MOTORIK ANAK TK KHAIRANI ACEH BESAR
PENGARUH PERMAINAN BAKIAK DAN KECERDASAN INTERPERSONAL TERHADAP PERKEMBANGAN FISIK MOTORIK ANAK TK KHAIRANI ACEH BESAR
The development of physical motorism in one of the five aspects of early childhood development, to achieve motoric development especially gross motoric is done through play. Play a...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING DAN MENEMPEL
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING DAN MENEMPEL
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Mengguntingan dan Menempel. Motorik halus adalah salah satu aspek perkembangan yang harus dikembangakan pada anak usia dini den...
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Meronce Dan Kegiatan Kolase Pada Anak Di TK Alhambra Langga Payung Sungai Kanan
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Meronce Dan Kegiatan Kolase Pada Anak Di TK Alhambra Langga Payung Sungai Kanan
Kegiatan kolase dan meronce bahan dasar dari alam sebagai media dalam peningkatan kemampuan motorik halus anak sangat jarang di terapkan di TK Al Hambra Langgapayung. Kegiatan yang...
Media Pembelajaran dalam Mengembangkan Fisik Motorik Anak Usia Dini
Media Pembelajaran dalam Mengembangkan Fisik Motorik Anak Usia Dini
Masa anak usia dini merupakan masa keemasan yang ditandai oleh perubahan cepat dalam perkembangan fisik, kognitif, bahasa, sosial dan emosional, nilai agama dan moral, seni, konsep...

